VIDEO : Omzet Pedagang Hewan Kurban Anjlok

Endi    •    Rabu, 31 Juli 2019 | 09:57 WIB
Video Kite
Video pedagang hewan qurban di Pangkalpinang. (dag/wowbabel)

PANGKALPINANG, www.wowbabel.com -- Pedagang hewan kurban di kota Pangkalpinang, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel), mengeluhkan lesunya penjualan di musim lebaran Idul Adha Tahun 2019.

Saking lesunya penjualan, hingga H-11 lebaran, pedagang mengalami penurunan omzet hingga 50 persen, jika dibandingkan dengan tahun lalu.

"Dibandingkan tahun kemaren agak sepi. Tahun kemarin kita mampu jual 600 lebih ekor sapi, sudah termasuk kita ngoper kedaerah-daerah. Tapi tahun ini hanya kita siapkan 300 ekor, karena sepi penjualan tahun ini," kata Badrun, salah satu penjual hewan kurban, di Pangkalpinang, Selasa (30/7/2019).

Tidak hanya sapi, penjualan hewan kurban jenis lainnya seperti kambing, juga mengalami hal serupa.

"Sapi, kambing sama saja, penurunannya cukup drastis tahun ini," imbuh Badrun.

Padahal, sebut Badrun, tidak ada kenaikan harga dan masih sama dengan tahun-tahun sebelumnya.

"Untuk sapi dari harga Rp 16,5 juta sampai Rp 40-an juta dengan jenis sapi Limosin dan Sapi Madura. Kambing mulai dari harga Rp 2 juta sampai Rp 5 juta," jelasnya.

Kendati demikian, Badrun tetap mendatangkan hewan-hewan kurban tersebut dari luar daerah mengingat stok di peternakannya tidak cukup untuk memenuhi permintaan pembeli.

"Sapi kita datangkan dari Madura dan Lampung, karena memang dua sapi itu paling diminati warga untuk berkurban. Selain itu kambing jenis bandot juga menjadi hewan kurban favorit untuk berkurban



1   2