Erzaldi : Nonjob Sesuai Aturan

Firman    •    Rabu, 07 Agustus 2019 | 12:54 WIB
Lokal
Sejumlah ASN Pemprov Babel saat mengadukan perihal nonjob yang dilakukan Gubernur Babel kepada Ketua DPRD Babel Didit Srigusjaya, Selasa (6/8/2019) siang. (Firman/wowbabel)
Sejumlah ASN Pemprov Babel saat mengadukan perihal nonjob yang dilakukan Gubernur Babel kepada Ketua DPRD Babel Didit Srigusjaya, Selasa (6/8/2019) siang. (Firman/wowbabel)

PANGKALPINANG, www.wowbabel.com -- Gubernur Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel), Erzaldi Rosman memastikan jika keputusan mengganti pejabat di lingkungan Pemprov Babel sudah sesuai aturan. Bahkan pihaknya tak ada sama sekali melecehkan Aparatur Sipil Negara (ASN) yang dinonjobkan. 

"Semua sesuai aturan, silahkan tanya ke BKD (Badan Kepegawaian Daerah) untuk lebih lanjut,” kata Erzaldi menanggapi pelaporan ASN yang diberhentikan dari jabatannya ke Polda Babel, kepada wartawan usai Rapat Paripurna DPRD Babel, Rabu (7/8/2019).

Sebelumnya, 16 orang ASN di lingkungan Pemprov Babel melaporkan Erzaldi ke Polda  dan DPRD Babel atas perbuatan tidak menyenangkan pada saat pelantikan eselon III dan IV.

Salah satu ASN yang dinonjobkan Hudamasyutin melaporkan Gubernur karena merasa dipermalukan pada saat acara pelantikan. Dia dan 15 ASN lainnya dipisahkan oleh Gubernur dari peserta yang lain dan diumumkan di depan peserta lain bahwa mereka di nonjob.

Dia mengatakan jika alasan Gubernur menon-jobkan mereka karena mereka tidak memiliki sertifikat pengadaan barang dan jasa, padahal menurutnya ia sudah memiliki sertifikat tersebut. 

"Silahkan mau melapor yang pasti kami tidak ada menyudutkan mereka, siapa saksinya dan apa kata-kata saya yang menyudutkan mereka,” ujar Erzaldi.

Erzaldi juga menegaskan bahwa  pemisahan para eselon IV disebelah kiri dan kanan saat pelantikan adalah



1   2