PT Mutiara Hijau Lestari Dituding Kuasai Ribuan Hektar Lahan Tak Sesuai Izin

Aston    •    Rabu, 07 Agustus 2019 | 20:46 WIB
Lokal
Perwakilan Warga Desa Nangka, Suryadi didampingi Hafizun, Rabu (7/8/2019) mendatangi kantor Dinas Pertanian, Pangan Dan Perikanan (DPPP) Bangka Selatan. (Astoni/wowbabel)
Perwakilan Warga Desa Nangka, Suryadi didampingi Hafizun, Rabu (7/8/2019) mendatangi kantor Dinas Pertanian, Pangan Dan Perikanan (DPPP) Bangka Selatan. (Astoni/wowbabel)

TOBOALI, www.wowbabel.com - Luasan wilayah PT Mutiara Hijau Lestari dipertanyakan warga Desa Nangka, Kecamatan Air Gegas, Bangka Selatan. Izin lokasi Perusahaan perkebenunan holtikultura itu dituding tak sesuai izin. 

Perwakilan Warga Desa Nangka, Suryadi didampingi Hafizun, Rabu (7/8/2019) mendatangi kantor Dinas Pertanian, Pangan Dan Perikanan (DPPP) Bangka Selatan guna mempertanyakan luasan izin PT Mutiara Hijau Lestari. 

Menurut Suryadi, PT Mutiara Hijau Lestari telah menguasai lahan melebihi dari izin yang diterbitkan pemerintah. Perusahaan itu dituding telah kuasai lahan sebanyak ribuan hektare yang seharusnya hanya ratusan hektare. 

"Kami ingin mempertanyakan sekaligus melaporkan kalau luas lokasi PT Mutiara Hijau Lestari tak sesuai izin,  berdasarkan pantauan kami di lapangan serta informasi yang kami terima dari masyrakat lainnya kalau luas lokasi mereka sudah mencapai hampir dua ribuan hektare, sementara izin mereka setau kami hanya empat ratusan hektare saja," kata Suryadi kepada wartawan. 

Di Desa Nangka, pihak perusahaan kata Suryadi, terus memperluas lahan seperti lahan dikawasan bukit nenek dan bukit-bukit di sekitarnya. Perusahaan mendapatkan lahan dengan cara membeli dari warga. Tak hanya lahan milik warga, kata Suryadi kawasan hutan juga telah banyak yang dikuasai pihak perusahaan. 

"Informasinya ada juga lahan yang masuk dalam kawasan hutan produksi dan a



1   2      3