Dasvin sebut Bangka Barat Minim Investor Pariwisata

Chairul Aprizal    •    Rabu, 14 Agustus 2019 | 09:07 WIB
Lokal
Kabid Penanaman Modal DPMPPTSPTKT Kabupaten Bangka Barat,  Dasvin SP.(rul/wb)
Kabid Penanaman Modal DPMPPTSPTKT Kabupaten Bangka Barat, Dasvin SP.(rul/wb)

MUNTOK,www.wowbabel.com -- Dinas Penanaman Modal Pelayanan Perizinan Terpadu Satu Pintu Tenaga Kerja dan Transmigrasi (DPMPPTSPTKT) Bangka Barat mengungkapkan minimnya investor pariwisat yang masuk Bangka Barat.

Kabid Penanaman Modal DPMPPTSPTKT Kabupaten Bangka Barat, Dasvin SP mengatakan saat ini investor yang masuk ke Bangka Barat masih menggarap sektor perikanan dan perkebunan.

"Kalau dukungkan untuk berinvestasi itu sebenarnya sudah banyak, cuma banyak yang dibidang perikanan seperti tambak udang, perkebunan sawit," ungkap Dasvin ketika diwawancara di kantornya, Selasa (13/09/2019).

Menurut Dasvin pihaknya sangat berharap para investor berinvestasi dalam bidang pariwisata. "Sebenarnya yang kita harapkan ini investor di bidang pariwisata, kalau investor kita saat ini banyak tapi banyak yang bergelut di sektor perkebunan kelapa sawit," imbuhnya.

Data realisasi DPMPPTSPTKT Babar investor yang ada saat ini yakni Investor sektor primer PMA (Penanaman Modal Asing) Tanaman Pangan dan Perkebunan PT.Gunung Sawit Bina Lestari total realisasi investasi nol rupiah, dan PT.THEP Estate I & II total realisasi investasi Rp 9.338.3 82.029.

Sektor Sekunder PMA Industri Makanan ada PT.Gunung Sawit Bina Lestari realisasi investasi Rp 1.319.500.316, dan PT.Wilmar Nabati realisasi investasi nol rupiah.

Sektor Tersier Listrik, Gas, dan Air ada PT Mega Power Makmur realisasi investasi Rp 4.600.000.000. Untuk investor PMDN (Penanaman



1   2      3