Video Oknum LSM Perkusi Dokter di Rumah Sakit

Anjar Sujatmiko    •    Sabtu, 14 Oktober 2017 | 13:10 WIB
Viral
Oknum LSM Perkusi seorang dokter.(net)
Oknum LSM Perkusi seorang dokter.(net)

WOWVIRAL – Saat ini sedang viral di media sosial video yang memperlihatkan anggota LSM dari Komunitas Pengawas Korupsi (KPK) membentak dan mengancam seorang dokter di rumah sakit. Diduga hal itu terjadi lantaran dokter menolak pasien yang tengah sekarat.

Dalam keterangan video disebut anggota KPK bertemu dengan keluarga dan pasien sakit di jalan. Pasien hendak di bawa ke Rumah Sakit Ariya Medika, Kota Tangerang untuk mendapat pertolongan. Kondisi pasien saat itu disebut sudah menurun.

Saat tiba di rumah sakit kondisinya semakin menurun dan akhirnya menghembuskan nafas terakhir. Melihat kondisi tersebut, beberapa anggota KPK yang berbaju hitam naik pitam.

Anggota KPK yang emosi langsung mengumpat dokter yang menangani pasien itu. Bahkan menyuruh dokter untuk menulis sebuah surat dengan materai.

"Sekarang Anda tulis di kertas pakai materai! Masa menolak pasien yang sudah sekarat. Anda mau saya laporkan ke profesor IDI? Tulis sekarang pakai materai!" kata seorang pria berbaju 'KPK' itu kepada dokter.

Sedangkan anggota lainnya juga ikut memukul meja dengan keras dan membuat heboh di ruangan tersebut. Tenaga keamanan tak mampu bertindak lantaran dihadang anggota KPK lainnya.

Petugas keamanan itu kemudian dibawa keluar ruangan dan dihadang masuk. Tak cuma itu, anggota KPK lainnya juga melarang pengunjung rumah sakit untuk melihat lebih lanjut kericuhan yang terjadi dengan dokter. Mereka mengusir pengunjung dari ruangan.

"Yang tidak berkepentingan jangan ke sini," teriak anggota itu kasar.

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) sendiri menyatakan tidak pernah menunjuk LSM manapun sebagai perpanjangan dari lembaganya.

"KPK tidak pernah mengangkat maupun menunjuk secara resmi sebuah LSM sebagai perpanjangan tangan KPK," tulis KPK lewat akun Twitternya @KPK_RI.

Kejadian tersebut membuat  Pengurus Besar Ikatan Dokter Indonesia (IDI) protes. "Pengurus Besar IDI protes keras atas tindakan persekusi terhadap tenaga kesehatan saat bertugas di fasilitas kesehatan," sebut IDI lewat Twitter @PBIDI. Videonya bisa disaksikan disini (dtk)

 



Tags :
TRENDING TOPICS
MEDSOS WOWBABEL