Gara-gara Dana Desa, 900 Kades Masuk Bui

Anjar Sujatmiko    •    Minggu, 22 Oktober 2017 | 16:06 WIB
Nasional
Presiden RI, Joko Widodo.(net)
Presiden RI, Joko Widodo.(net)

WOWJAKARTA – Sebanyak 900 kepala desa (kades) masuk penjara atau bui lantaran diduga terlibat korupsi dalam pengelolaan dana desa.

Hal tersebut diungkapkan Presiden RI, Joko Widodo, beberapa waktu lalu saat menghadiri acara pembagian sertifikat tanah di Garut, Jawa Barat.

 “Ada lebih dari 900 kepala desa yang ditangkap gara-gara dana desa, tapi itu dari 7.400 (kepala desa). Ada yang ‘belok’, kita tidak tutup mata,” ungkap Jokowi.

Tak hanya itu saja, selain diciduk polisi, dari hasil survey juga ditemukan adanya penyaluran dan penggunaan dana desa yang tidak tepat sasaran.

Dikatakan Jokowi, dalam penyaluran dana desa, seharusnya masyarakat di desa diajak musyawarah. Keterlibatan masyarakat dalam menyalurkan dana desa sangat pentin.

 “Seluruh masyarakat harus diajak bicara. Dana itu dipakai untuk apa, dimusyawarahkan dalam forum desa. Mau dipakai bangun irigasi dan jalan desa, silakan. Paling penting harus produktif,” tutur Jokowi.

Jokowi mengimbau agar masyarakat ikut mengawasi proses penyaluran dana desa untuk meningkatkan efektivitas penyalurannya. Lantaran pengawasan tidak hanya tugas pemerintah, namun tugas semua pihak.

 “Mungkin pemerintah pusat, provinsi, daerah mengikuti begitu banyak desa, (tapi) kontrol dan pengawasan yang baik adalah dari masyarakat,” tukas Presiden Jokowi.(bbs/*)

Halaman


Topik