Samsung Rehab Rumah Milik Wasdi

Anjar Sujatmiko    •    Rabu, 08 November 2017 | 09:09 WIB
Lokal
Wasdi.(ist)
Wasdi.(ist)

WOWMENDOBARAT-- Wasdi (42) warga Kampung Petaling, Dusun IX, Desa Penagan, Kecamatan Mendo Barat, Kabupaten Bangka didampingi sang istri tercinta tidak mengira akan menerima rejeki nomplok. Pasalnya, pria baya yang keseharian nya bekerja sebagai seorang petani sawah menjadi salah satu warga yang menerima bantuan bedah rumah dari Samsung berkolaborasi dengan Habitat For Humanity Indonesia.

Sebelumnya selama lima tahun tinggal di Desa Penagan dirinya bersama sang istri dan ketiga anaknya tinggal di sebuah rumah dengan ukuran empat kali tiga meter yang berlapiskan dinding papan.

"Lima tahun saya tinggal di sini (penagan), sehari-hari bertani sawah. Kalau penghasilan tidak menentu," ujarnya, Selasa (7/11/2017).

Dirinya mengaku kaget bahwa rumahnya menjadi satu dari sekian banyak rumah yang akan dibangun oleh Samsung.

"Kami kaget pada saat pulang dari sawah orang sudah bersih-bersih, cuma ditanya boleh tidak rumahnya digunakan acara. Saya jawab boleh," tuturnya.

Setelah diberitahu bahwa rumahnya akan dibangun dengan layak, Wasdi mengaku senang, sampai-sampai makan saja tidak ada rasa lagi.

"Malamnya baru kami diberitahu jika rumah kami akan diperbaiki malah jadi lebih bagus. Waktu dapat kabar ini saya makan saja tidak ada rasa lagi," tuturnya dengan pancaran mata yang berkaca-kaca.

Dirinya merasa sangat terbantu dengan adanya bantuan dari Samsung berkolaborasi dengan Habitat for Humanity Indonesia.

"Pastinya kami sebagai masyarakat yang tidak mampu ini sangat terbantu dengan adanya program bedah rumah tersebut," kata Wasdi.

Sementara itu, Kepada Desa Petaling Ismail As'an juga tidak mengira bahwa kampung yang dipimpinnya menjadi salah satu pilot projects dari Samsung dalam menyalurkan CSR perusahaan yang berbendera Korea tersebut.

"Kami tidak mengira akan jadi pilihan mereka untuk penyaluran CSR ini, pastinya ini adalah warga yang ada di Desa Penagan ini," tuturnya.

Menurut Ismail, program dari Samsung berkolaborasi dengan Habitat for Humanity Indonesia ini akan berkelanjutan tidak hanya program bedah rumah saja tapi mencakup kebutuhan masyarakat yang ada di Desa Penagan.

"Ini rencananya program berkelanjutan, diperkirakan akan menghabiskan waktu tiga tahun. Tidak saja bedah rumah, tapi nantinya masyarakat akan diberikan bantuan pembangunan sanitasi dan bidang pengembangan kreativitas," tukas Ismail.(atm)



Tags :
TRENDING TOPICS
MEDSOS WOWBABEL