Gara-gara Pilot Rasis, Garuda Minta Maaf dan Berikan Sanksi

Abeng    •    Senin, 20 November 2017 | 10:34 WIB
Nasional
Logo Garuda Indonesia.(net)
Logo Garuda Indonesia.(net)

WOWJAKARTA – Pihak Management PT Garuda Indonesia telah menyaksikan rekaman video berdurasi dua menit 18 detik yang berisikan percakapan oknum pilot dengan petugas Bea Cukai Bandara Silangit, Sumatera Utara beberapa waktu lalu.

Dalam video tersebut, sang Pilot berkacamata menolak diperiksa petugas kabin di pesawat. "Kalau Anda ke sini itu juga malah nambahin pekerjaan kalian, dan nambahin pekerjaan kita juga di sini," ujar sang pilot kepada petugas mengawali perdebatan.

Pilot ini menilai, aksi pemeriksaan yang dilakukan petugas pemeriksa kabin membuat jadwal penerbangan menjadi terlambat dari semestinya.

"Bukan kalian enggak boleh naik pesawat, boleh. Tapi ini pesawat punya negara, kalau kamu mau kerjain cina-cina itu tuh, Sri*****a sana tuh. Ini punya negara," cetusnya.

“Saya paham tugas kalian. Cuma nanti kalau kalian sudah terbiasa enggak perlu lagi lah. Maksud saya jangan kelamaan lah," tambahnya.

Petugas pemeriksa kabin justru sedikit sabar menghadapi pilot ini. Sang petugas mengatakan bahwa pihaknya hanya menjalankan standar operasional prosedur (SOP) sebelum take off.

Terang saja, hal itu langsung memicu kegeraman para warganet yang menyaksikan video unggahan dari akun facebook @Ricco Andika pada Sabtu (11/11/17) lalu.

Vice President Corporate Secretary Garuda Indonesia, Hengki Heriandono, kepada wartawan mengatakan dirinya mengatakan telah menerima dan melihat video tersebut. Pihaknya sangat menyesalkan apa yang telah dikatakan oleh sang pilot dan itu sangat disayangkan.

Menurutnya, Garuda Indonesia sebagai maskapai nasional Indonesia, menghormati seluruh stakeholders dan institusi yang menjadi mitra kerja baik secara langsung maupun tidak langsung dan menghormati prosedur kerja masing-masing petugas yang sedang menjalankan tugasnya.

Hengki menegaskan pihaknya telah berkoordinasi dengan Bea Cukai untuk menjelaskan kesalahpahaman yang terjadi dan tidak mentolerir sikap pilot tersebut.

"Direksi Garuda Indonesia juga sudah menyampaikan secara langsung permohonan maaf kepada Direksi maskapai yang disebut dan permasalahan sudah diselesaikan dengan baik," imbuh Hengki.

Ditambahkan Hengki pihaknya sudah melakukan investigsi internal terhadap sang pilot dan sudah diberikan sanksi sesuai dengan tingkat pelanggaran.(bbs/*)



Tags :
TRENDING TOPICS
MEDSOS WOWBABEL