Kemenkes Uji Sampel di Lokasi Pasien Suspect Difteri

Toni    •    Selasa, 12 Desember 2017 | 23:38 WIB
Viral
Kabid Penangulangan dan Pencegahan Dinas Kesehatan Bangka Selatan, Didi Nopriadi.(Toni/ Wow Babel)
Kabid Penangulangan dan Pencegahan Dinas Kesehatan Bangka Selatan, Didi Nopriadi.(Toni/ Wow Babel)

WOWVIRAL - Kementerian Kesehatan melakukan uji sampel di lokasi tempat tinggal pasien yang suspect (terinfeksi) virus Difteri di Kabupaten Bangka Selatan, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.  

"Kemenkes sudah melakukan uji sampel di lokasi tempat tinggal pasien yang terinfeksi," ujar Kabid Penanggulangan dan Pencegahan Penyakit Dinas Kesehatan Kab. Bangka Selatan, Didi Nopriadi. 

Ia mengatakan, uji sampel pertama dilakukan di lokasi tempat tinggal pasien di Jalan Puput Toboali, Desa Gadung, Kecamatan Toboali, Kabupaten Bangka Selatan, provinsi Bangka Belitung (Babel). 

"Ada sekitar 30 warga yang dilakukan uji sampel mulai dari keluarga pasien, tetangga, termasuk orang-orang yang pernah kontak langsung dengan pasien, namun alhamdulillah hasilnya negatif semua," ungkap Didi. 

Lanjut Didi, uji sampel juga dilakukan di lokasi tempat tinggal pasien yang terinfeksi di Jalan Damai, Kelurahan Tanjung Ketapang, Kecamatan Toboali, Bangka Selatan.

Metode pengambilan sampling sama yakni, keluarga terdekat, tetangga, dan orang orang yang pernah kontak langsung dengan pasien. 

"Namun pengambilan sampel di jalan Damai hasilnya hingga kini belum keluar," kata Didi. 

Ia menuturkan, pengambilan sampel dilokasi tempat tinggal pasien bertujuan untuk mendeteksi apakah ada warga  sekitar tempat tinggal pasien yang ikut terinfeksi mengingat penyakit Difteri merupakan penyakit menular. 

"Dengan kejadian ini kemenkes menetapkan status kejadian luar biasa," tuturnya. 

Wabah penyakit Difteri yang menewaskan dua orang anak di Bangka Selatan, merupakan kasus kali pertama ditemukan sekaligus menjadi kasus pertama di Provinsi kepulauan Bangka Belitung. 



TRENDING TOPICS
MEDSOS WOWBABEL