Cuaca Buruk, Nelayan Pangkalpinang Tak Melaut

Endi    •    Senin, 18 Desember 2017 | 21:55 WIB
Lokal
Ratusan kapal nelayan terparkir di Dermaga Pangkal Arang Pangkalpinang, nelayan tidak melaut lantaran cuaca buruk di perairan Pulau Bangka.
Ratusan kapal nelayan terparkir di Dermaga Pangkal Arang Pangkalpinang, nelayan tidak melaut lantaran cuaca buruk di perairan Pulau Bangka.

WOWPANGKALPINANG -- Musim paceklik ikan kini tengah melanda nelayan di Kota Pangkalpinang. Hal tersebut diakibatkan cuaca buruk yang melanda perairan Bangka Belitung, beberapa pekan terakhir.

Nelayan di Pangkalpinang memilih tak melaut, lantaran hasil tangkapan ikan tidak sepadan dengan biaya yang harus dikeluarkan untuk melaut pada saat gelombang tinggi.

Pantauan wowbabel Senin (18/12), di Dermaga Nelayan Pangkal Arang, lebih dari seratus kapal nelayan tersusun rapi terparkir.

Lamri, salah satu nelayan setempat mengatakan cuaca buruk di Perairan Pulau Bangka sudah berlangsung selama satu pekan terakhir dengan ketinggian ombak mencapai tiga meter.

"Sudah satu minggu gak melaut, gak tahu juga sampai kapan, mungkin bulan satu (Januari) nanti baru reda. Ngeri juga gelombang sampai tiga meter, normalnya paling satu meter masih bisa," kata Lamri, dijumpai di Dermaga Pangkal Arang.

Memaksakan melaut saat cuaca buruk, Menurut Lamri pilihan yang percuma. Selain membahayakan keselamatan, hasil tangkapan pun tidak mampu menutupi biaya operasional kapal, alias merugi.

"Untuk hasil melaut gak tentu juga. Tergantung dengan hasil tangkapan, kadang ada, kadang enggak. Kalau musim cumi adalah satu juta rupiah kalau gak ada pulang ongkos," ujarnya.

Biasanya nelayan sekali meluat menghabiskan waktu sampai empat hari.

"Selama lima hari empat malam di laut butuh modal sekitar Rp 2,5 juta, kalau lebih dari itu untung, kalau gak sampai tekor. Cuaca gini kalau dipaksa melaut lebih tekor, jadi lebih baik gak ngelaut. Kalau pun maksa kadang kapalnya gak sanggup, kadang kitanya yang gak sanggup," tukasnya.(dag)



Tags :
MEDSOS WOWBABEL
OPINI KITE