3 dari Anggota Geng Motor 'Jepang' Adalah Perempuan, Satu Orang Positif Konsumsi Sabu

Muri_Setiawan    •    Senin, 25 Desember 2017 | 18:43 WIB
Viral
Beberapa anggota Geng Jepang yang diamankan aparat beserta barang bukti pakaian yang dijarah. (dok/mabespolri)
Beberapa anggota Geng Jepang yang diamankan aparat beserta barang bukti pakaian yang dijarah. (dok/mabespolri)

WOWVIRAL - Warga di sekitar lokasi tempat berkumpul (markas) geng motor pencuri toko yang terletak di Pancoranmas merasa resah. 

"Memang ada bekas botol miras kita temukan di markasnya mereka," kata Kapolresta Depok AKBP Didik Sugiarto, di Mapolresta Depok, Jalan Margonda Raya, Depok, Senin (25/12/2017) dilansir dari http://multimedianews.polri.go.id.

Di markas geng motor itu, turut diamankan sejumlah senjata tajam yang diduga kuat selalu digunakan anggota geng untuk menakuti warga.

Gerombolan geng yang menamakan diri mereka Geng Jepang, merupakan singkatan dari Jembatan Mampang. Sesuai dengan namanya, mereka memiliki markas di Jembatan Mampang, Pancoranmas, Depok.

"Mereka Geng Jepang. Aktivitasnya ya berbuat onar seperti itu, tawuran, menjarah, nongkrong-nongkrong nggak jelas," ujar Kasat Reskrim Polresta Depok Kompol Putu Kholis Aryana.

Sejauh ini, Polisi telah mengamankan 26 anggota geng Jepang, tiga diantaranya ternyata perempuan.

"Kami akan mendalami lagi, apakah di antaranya ada yang pernah melakukan tindak pidana," ungkap Kompol Putu.

Sebelumnya, Kapolda Metro Jaya Irjen Pol. Idham Azis memerintahkan jajarannya menindak tegas geng motor karena kerap berulah dan membuat resah masyarakat.

"Saya sudah perintahkan dengan tegas kepada seluruh Kapolres, Kasat Serse untuk antisipasi dan kalau sampai ada geng motor, tindak tegas mereka," ujar Jenderal Bintang Dua itu.

Dirinya juga meminta jajarannya untuk segera menertibkan jika ditemukan gerombolan pemuda bermotor yang nongkrong hingga malam hari.

"Geng motor merupakan sasaran kami saat patroli," tandasnya.

Geng Jepang mencuri Toko Fernando, di Jl Sentosa Raya, Sukmajaya, Kota Depok pada Minggu (24/12) sekitar pukul 04.42 WIB. 

Sekitar 30 orang anggota geng mengacak-acak seisi toko, kemudian mengambil sejumlah pakaian. Warga sekitar toko tidak berani menghentikan aksi mereka karena diancam dengan senjata tajam.

"Kerugian akibat aksi pencurian tersebut sekitar Rp13 juta," ujar Kepala Sub Bagian Hubungan Masyarakat Polresta Depok Ajun Komisaris Sutrisno, Minggu (25/12/2017).

 

Positif Narkoba

Seperti dilansir http://indozone.id, salah satu anggota perempuan Geng Jepang, yang masih berusia 16 tahun (An) ternyata positif mengkonsumsi narkoba jenis sabu-sabu.

"Tidak ada senjata tajam yang dibawa An saat personel Polwan, Polres Sukabumi Kota melakukan penggeledahan. Namun saat dilakukan test urin, An positif mengkonsumsi narkoba jenis sabu-sabu," demikian Indozone.

"Saya cuma ikutan ngumpul, enggak niat buat bergerombol begitu. Pas malam kena razia juga langsung pasrah dan akhirnya ketahuan (memakai narkoba)," tutur An kepada sejumlah media, di Tugu Adipura, Jalan Perintis Kemerdekaan, Kota Sukabumi, Minggu (24/12/2017).



BACA JUGA
TRENDING TOPICS
MEDSOS WOWBABEL