Ahok Dapat Potongan Hukuman 15 Hari

Abeng    •    Senin, 25 Desember 2017 | 14:54 WIB
Nasional
Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok, Mantan Gubernur DKI Jakarta. (nbcnews)
Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok, Mantan Gubernur DKI Jakarta. (nbcnews)

WOWNASIONAL - Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Kementerian Hukum dan HAM memberikan remisi khusus (pengurangan masa menjalani pidana) Hari Raya Natal terhadap 9.158 narapidana beragama Nasrani/Kristen di Indonesia. Tak terkecuali, untuk mantan Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok.

"Ahok mendapat remisi 15 hari, karena telah memenuhi syarat administratif, yakni telah menjalani masa tahanan minimal 6 bulan dan syarat substantif yaitu berperilaku baik atau tidak melanggar tata tertib," kata Ma'mun Plt Dirjen Pemasyarakatan Membekuk dan HAM, Senin (25/12/2017).

Penahanan Ahok di Rutan Mako Brimob, menurut Ma'mun, tidak menjadi masalah besar, karena Rutan Mako Brimob merupakan cabang dari Rutan Salemba.

Pada perayaan hari Natal tahun ini, dari 15.748 narapidana beragama Kristen dan Katolik, sebanyak 9.333 narapidana mendapat remisi Hari Raya Natal 2017. Sebanyak 175 narapidana mendapatkan remisi bebas. Sedangkan 9.158 orang lainnya masih harus menjalani sisa pidananya di lapas dan rutan. 

Dari 9.158, sebanyak 2.338 narapidana mendapatkan remisi selama 15 hari. Kemudian, 5.895 narapidana mendapatkan remisi selama 1 bulan, 745 narapidana mendapatkan remisi 1 bulan 15 hari dan 180 narapidana lainnya mendapatkan remisi 2 bulan.

Ahok terpidana 2 tahun penjara kasus penistaan agama yang diputuskan oleh Pengadilan Negeri Jakarta Selatan pada 9 Mei lalu. Vonis tersebut dijatuhkan atas pernyataannya yang menyinggung surat Al Maidah ayat 51, saat ia berkunjung ke Kepulauan Seribu, pada Oktober 2016 lalu. Kasus tersebut akhirnya inkrah pada 8 Juni lalu, setelah Kejaksaan mencabut banding. Sebelumnya pihak Ahok melakukan hal yang sama.



MEDSOS WOWBABEL