Empat Fakta Kenapa Smartphone China Lebih Murah

Bayu_Hardianto    •    Selasa, 26 Desember 2017 | 15:16 WIB
Tekno
Ilustrasi.(net)
Ilustrasi.(net)

WOWTECHNO -- Produsen smartphone china sekarang mendominasi pasar dunia setelah apple dan samsung. Persaingan dunia smartphone sangat ketat, sehingga para produsen berlomba lomba menampilkan fitur terbaik.

Taukah anda Menurut laporan, China memasok 95 persen dari bahan bumi yang digunakan dalam manufaktur dan memegang 50 persen dari jumlah cadangan bahan-bahan itu. Sebagai perbandingan, India menghasilkan 2,5 persen dari pasokan global sementara AS memiliki cadangan terbesar kedua dengan 13 persen.

Oleh karena itu, membuat perangkat mobile dimana bahan baku dapat diakses dan berlimpah adalah yang paling masuk akal.

Berikut ini empat fakta rahasia kenapa produksi smartphone China bisa lebih murah dan tetap berkualitas:

1.Dukungan Pemerintah

Ada sebagian daerah tertentu di China yang mempunyai potensi produksi yang bagus maka pemerintah akan menbuat kebijakan dan kemudahan dalam perijinan ,bahkan untuk jangka tahun pertama produksi satu pabrik pemerintah menbebaskan pajak. Malah kadang dengan mensubsidi setiap jumlah barang yang diproduksi pabrik itu sekitar 10 persen. Jadi misalkan harga modal awal untuk produksi satu gelas adalah 1000 rupiah, maka setiap produksi gelas yang ada, mereka ini mendapatkan subsidi oleh pemerintah sebesar 100 rupiah. Dengan demikian, maka mereka bisa menjual barang mereka diawal dengan harga 1000 rupiah, dimana mereka sudah bisa dapat keuntungan di dalamnya.

2. Upah Pekerja yang Murah

Salah satu alasan yang paling umum kenapa smartphone China bisa dibanderol dengan harga murah adalah karena ketersediaan tenaga kerja dengan biaya rendah. Upah tenaga kerja di China adalah yang terendah di dunia dan ini adalah alasan utama kenapa banyak vendor membangun produk di sana.

3. Bahan Baku Berlimpah

China jelas menjadi negara pembuat smartphone utama. Selain tenaga kerja yang murah, bahan baku juga sangat berlimpah di China. Dari 17 bahan bumi yang langka, 16 di antaranya diperlukan untuk memproduksi smartphone. China menghasilkan 95 persen bahan bumi yang langka. Sebagai perbandingan India hanya menghasilkan 2,5 persen dan Amerika Serikat hanya 13 persen. Jelas bukan, China menjadi negara pembuat smartphone utama.

4.Kualitas Semakin Baik

Para konsumen tentunya lebih mempertimbangkan kualitas dan layanan yang baik ketimbang sekadar harga murah. Di tahun 2016 ini, kita memang merasakan bahwa banyak produsen China yang mengembangkan smartphone premium dengan kualitas yang baik dan tidak lagi sekadar murah. Sebut saja Huawei menggelontorkan sumber daya ke departemen perancangan perangkatnya yang dikepalai oleh mantan desainer Samsung, Joonsuh Kim. Sementara OPPO berupaya menciptakan perangkat unggulan yang bisa menonjol dalam hal kualitas di antara produk pesaing.(bbs/bay)



Tags :
TRENDING TOPICS
MEDSOS WOWBABEL