SKTM Tak Berlaku Lagi di RSUD dan Puskemas Bangka Barat

Dani    •    Jumat, 05 Januari 2018 | 20:32 WIB
Lokal
Kartu Bangka Barat Sehat.(ham)
Kartu Bangka Barat Sehat.(ham)

WOWMUNTOK – Terhitung sejak tanggal 01 Januari 2018, kartu berobat yang menggunakan Surat Keterangan Tidak Mampu (SKTM)  sudah tidak berlaku lagi di Kabupaten Bangka Barat.

Kini masyarakat Bangka Barat yang kurang mampu harus menggunakan kartu BPJS Kesehatan atau membayar biaya pengobatan jika ingin berobat ke RSUD Sejiran Setason Muntok. Tak hanya RSUD, pihak puskesmas juga sudah tidak menerima kartu berobat yang menggunakan SKTM.

Plt Dirut RSUD Sejiran Setason Bangka Barat, Yudi Widyansa menjelaskan langkah tersebut diambil lantaran berdasarkan evaluasi pendataan dinas kesehatan maupun pihak rumah sakit, masih banyak ditemukan penyalahgunaan kartu berobat SKTM yang digunakan masyarakat mampu.

“Untuk itu kita meminta agar masyarakat secepatnya mengintegrasikan kartu berobat SKTM menjadi kartu BPJS Kesehatan yang sudah diterapkan sejak 30 November 2017 dan berlaku mulai 1 Januari 2018. Tahap pertam sudah diterbitkan sebanyak 15 ribu kartu BPJS Kesehatan,” terang Yudi Widyansa.

Namun dengan tidak berlakuknya kartu berobat SKTM ini dikeluhkan masyarakat yang benar-benar tidak mampu.

“Masyarakat berharap kepada pemerintah agar kartu berobat SKTM tidak dihapus dan tetap berlaku. Masih banyak  masyarakat miskin  yang memerlukan pengobatan secara gratis dan tidak harus membayar mahal,” tukas Syamsudin salah satu warga Kecamatan Muntok.(ham)



MEDSOS WOWBABEL