Ribuan Warga Deklarasi Tolak HTI di Bangka Barat

Barly    •    Sabtu, 06 Januari 2018 | 18:06 WIB
Lokal
Ribuan warga di  Bangka Barat mendeklarasikan penolakan terhadap rencana keberadaan hutan tanaman industri (HTI) yang dikelola PT BRS.(tim)
Ribuan warga di Bangka Barat mendeklarasikan penolakan terhadap rencana keberadaan hutan tanaman industri (HTI) yang dikelola PT BRS.(tim)

WOWMUNTOK – Ribuan warga dari 40 desa di Bangka Barat yang tergabung dalam Forum Perjuangan Bangka Barat Bersatu (FPBB) , Sabtu (6/1/2018) siang berkumpul di Lapangan Bola Pal  6 Desa Air Belo Kecamatan Muntok.

Kehadiran ribuan warga ini untuk mendeklarasikan penolakan terhadap rencana dibukanya Hutan Tanaman Industri (HTI) yang akan dikelola PT Rimba Bangun Sejahtera (RBS).

Para warga berorasi meminta agar pemerintah secepatnya mencabut izin HTI tersebut lantaran dinilai keberadaan HTI akan merugikan petani dan mendzolimi masyarakat.

Rencananya HTI akan dibuka pada lahan seluas 66 ribu hectare, sehingga warga yang sebagian besar adalah petani merasa khawatir tidak memiliki lahan untuk bercocok tanam atau berkebun.

Ribuan warga tersebut beramai-ramai membubuhi tanda tangan di spanduk penolakan terhadap HTI. Mereka juga mengajak DPRD untuk bersama-sama menolak keberadaaan HTI di Bangka Barat.

Ketua FPBB, Arbiyanto, mengatakan jika pemerintah tetap memberikan izin kepada PT RBS untuk mengelola HTI, maka ribuan warga di Bangka Barat akan menggelar demontrasi besar-besar, bahkan akan menutup paksa perusahaan tersebut.

“Kita minta pemerintah memperhatikan aspirasi masyarakat, kalau tidak kita akan menggelar demo besar-besaran,” kata Arbiyanto.

Deklarasi penolakan HTI ini  juga dihadiri oleh  40 kepala desa di Bangka Barat. Kendati dihadiri ribuan orang, acara deklarasi ini berlangsung kondusif dengan penjagaa



1   2