Jaga Netralitas PWI Babel di Pilkada 2018

Anjar Sujatmiko    •    Selasa, 23 Januari 2018 | 13:43 WIB
Pilkada
Ketua Dewan Kehormatan (DK) PWI Bangka Belitung M. Sobri Kurniawan. (fb)
Ketua Dewan Kehormatan (DK) PWI Bangka Belitung M. Sobri Kurniawan. (fb)

WOWPANGKALPINANG - Seluruh Anggota Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) dituntut untuk tetap netral serta menjaga independensi dalam menyajikan pemberitaan terutama menjelang Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak, yang meliputi pemilihan Bupati dan Walikota pada tahun 2018.

Mengingat munculnya berbagai keluhan mengenai pemberitaan pers yang tidak berimbang, memihak dan tendesius dalam pemberitaan kasus Pilkada, akhirnya Dewan Kehormatan PWI Pusat mengeluarkan pernyataan dan seruan.

Diakui Ketua Dewan Kehormatan (DK) PWI Bangka Belitung M. Sobri Kurniawan pihaknya sudah menerima pernyataan yang dikeluarkan oleh DK PWI Pusat. 

"Secara resmi belum ada kita terima, tapi melalui Whatsapp Group (WAG) sudah ada, pernyataan yang dikeluarkan ada 6 Point," ujarnya, saat dihubungi wowbabel.com. Selasa (23/01/18).

Sobri pun mengatakan pihaknya mendukung secara penuh keputusan PWI Pusat dalam mengeluarkan kebijakan untuk seluruh anggotanya.

"Tentunya PWI Babel mendukung penuh kebijakan dari PWI Pusat apalagi ini menyatakan netralitas wartawan dalam mengawal jalannya pesta demokrasi di Indonesia," katanya. 

DK PWI Pusat pun berencana akan membentuk tim pengawas, untuk mengawasi anggota PWI. Hal ini dibenarkan Sobri, hanya saja pihak PWI babel menunggu secara resmi surat dari PWI Pusat.

"Memang ada wacana akan membentuk tim pengawas, nanti kita tunggu saja seperti apa petunjuk dari pusat mengenai hal ini," tuturnya. 

Disinggung apakah sudah ada temuan ataupun laporan terhadap anggota PWI Babel terlibat dalam politik pragmatis. Sobri mengatakan hingga sampai saat ini belum ada laporan yang masuk ke pihaknya. Jikalau pun ada maka perlu dilakukan pengkajian serta pengecekan langsung sejauh mana keterlibatan anggota tersebut.

"Kalau temuan atau pun laporan ke DK PWI Babel itu belum ada, kalaupun nanti ada laporan kita tidak serta merta menerima laporan tersebut, namun perlu dilakukan pengecekan sejauh mana keterlibatan anggota tersebut," tukasnya.



TRENDING TOPICS
MEDSOS WOWBABEL