Dua Hari Keliling Mencari Si 'Melon'

Abeng    •    Selasa, 06 Februari 2018 | 13:40 WIB
Ekonomi
ilustrasi
ilustrasi

WOWSUNGAILIAT - Winda (32) warga Lingkungan Parit Padang, Sungailiat kabupaten Bangka hampir frustasi. Sudah 2 hari ini berkeliling toko, akhirnya barang langka itu dia dapati juga setelah 1 jam antre di SPBU Parit Padang, Selasa (6/2/2018) pagi.

Kini ntuk mendapatkan gas elpiji 3Kg bagi Winda dan warga Sungailiat Kabupaten Bangka, tidak mudah. Hanya 20 warga, termasuk Winda yang beruntung masih mendapatkan si Melon. Puluhan ibu rumah tangga lainnya hanya bisa gigit jari.

"La due ari ne bekelinteng nyarik LPG tige kilo, untung agik dapet pas antri tadik. (Sudah dua hari ini keliling mencari LPG tiga kilo, untung masih dapat pas antri tadi)," kata ibu rumah tangga di Jalan Sudirman ini.

Hari-hari ini, untuk mendapatkan si Melon sungguh melelahkan. Antrian panjang pencari LPG di penyalur resmi kawasan SPBU Parit Padang, Selasa pagi banyak yang kecewa. Bahkan ada  yang membanting tabung gas kosong karena pihak penyalur membatasi hanya 20 tabung yang dijual.

"Ku la antri, la berebut agik dak dapet la. Kemarin beli di tuko gas e la Rp23 ribu (saya sudah antri, sudah berebutan masih tidak dapat juga. Kemarin beli di toko gas sudah Rp23 ribu)," ujar Is seorang pedagang makanan.

LPG 3 Kg, sulit di dapat warga terjadi sejak Jumat pekan lalu. Di sejumlah toko yang menjual gas mulai kosong. Warga, terutama ibu rumah tangga dan pedagang kecil mulai gelisah.

"Untuk gorengan pakai yang 3 kilo, men gas  12 kilo mahal la. Sude tu berat mawak e. (Untuk gorengan pakai yang 3 kilo, kalau gas 12 kilo mahal, selain itu berat dibawa)," ujar Is pedagang keliling ini.



MEDSOS WOWBABEL
OPINI KITE