HIPMI Gandeng Mahata Luncurkan Wi-Fi Citiliink

Endi    •    Sabtu, 10 Maret 2018 | 06:10 WIB
Ekonomi
PT Mahata Aero Teknologi (MAT), perusahaan Teknologi Indonesia pertama penyedia solusi nirkabel untuk penumpang Airlines, menandatangani perjanjian kerjasama partnership dengan sejumlah provider terkemuka untuk layanan In-Flight Wi-Fi Connectivity bagi maskapai Citilink.
PT Mahata Aero Teknologi (MAT), perusahaan Teknologi Indonesia pertama penyedia solusi nirkabel untuk penumpang Airlines, menandatangani perjanjian kerjasama partnership dengan sejumlah provider terkemuka untuk layanan In-Flight Wi-Fi Connectivity bagi maskapai Citilink.

WOWEKONOMI -- PT Mahata Aero Teknologi (MAT), perusahaan Teknologi Indonesia pertama penyedia solusi nirkabel untuk penumpang Airlines, menandatangani perjanjian kerjasama partnership dengan sejumlah provider terkemuka untuk layanan In-Flight Wi-Fi Connectivity bagi maskapai Citilink. 

Penandatanganan kerjasama tersebut dilakukan, Kamis (8/3/2018), antara MAT selaku Contract Owner/ E-Commerce Solution Provider dengan Inmarsat Aviation (Satellite Communication), Lufthansa Technik (hadrware, engenering, installation design and certification), dan Lufthansa System (software platform and integration).

Penandatangan kerjasama tersebut disaksikan dan diketahui pula oleh Direktur Utama PT Citilink Indonesia (Citilink), Juliandra Nurtjahjo. 

Kolaborasi keempat perusahaan teknologi terkemuka ini akan menjadikan penumpang Citilink bukan hanya customer biasa, namun juga sebagai user yang memberikan nilai setinggi-tingginya. 

President Director PT Mahata Aero Teknologi (MAT), M Fitriansyah (Temi) yang juga merupakan Ketua Dewan Kehormatan Himpunan Pengusaha Muda Indonesi HIPMI Bangka Belitung mengatakan, pilihan menghadirkan layanan In-Flight Wi-Fi Connectivity bagi maskapai Citilink karena Citilink memiliki visi teknologi yang tinggi.

"Kami melihat Citilink sebagai maskapai yang bukan low cost carrier biasa yang hanya mengejar profit, namun juga mempunyai visi teknologi (tech savvy ), dan ingin memberikan ruang bagi customer seluas-luasnya, dan pilihan sebanyak mungkin di udara serta demography penumpang yang cocok dengan business model MAT," kata Fitriansyah, dalam keterangan rilisnya yang diterima WOWBABEL.COM, Kamis (8/3) malam.

Selain itu, sebutnya, terobosan ini adalah salah satu kontribusi terhadap pembangauna Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, yang diharapkan dengan adanya layanan tersebut, akan semakin mengeliatkan para investor berinvestasi tanpa batas di seluruh negri khususnya di Bangka Belitung melalui sektor pariwisata dan lain-lain.

“Dengan disediakannya layanan WiFi pada pesawat Citilink, yang dapat dinikmati secara cuma-cuma kepada seluruh penumpang Citiink, merupakan bentuk komitmen dari Citilink untuk selalu memberikan layanan terbaik kepada semua penumpang kami," paparnya.

Sementara itu, Direktur Utama PT Citilink Indonesia (Citilink), Juliandra Nurtjahjo, menjelaskan,layanan ini merupakan salah satu produk inovasi unggulan Citilink Indonesia yang diberikan kepada penumpang agar dapat tetap terhubung walaupun berada di ketinggian 35,000 kaki.

"Produk wifi-onboard merupakan produk integrasi yang akan membuat para penumpang dapat berbelanja, bersosial media, menonton acara favorit, membeli paket hotel dan layanan lainya selama proses pre -in–post flight, sehingga semua penumpang dapat merasakan “true journey dan experience” bersama Citilink Indonesia. Layanan ini akan dapat dinikmati penumpang Citilink ditahun 2018 ini," ujar Juliandra.

Juliandra menjelaskan, Citilink telah lama menjajaki dalam mencari partner yang dapat mendukung Citilink guna menyediakan layanan Wi-Fi.

"Keputusan mengandeng Mahata telah dilakukan sesuai dengan aturan yang berlaku di Citilink dan telah melalui proses yang cukup panjang," tandasnya.

Bertindak sebagai Private investor dan E-Commerce Platform insiator, MAT akan mendesain dan menyediakan platform komersial eksklusif B2C (Business to Costumer) antara penumpang (user) dan E-commerce Business.

"Untuk itu MAT menyediakan solusi jaringan end to end yang memungkinkan hubungan komersial tersebut tercapai," tambah Fitriansyah.

Adapun teknologi hardware yang digunakan untuk In-Flight Wi-Fi Connectivity bagi penumpang Citilink mencakup Ka band (Satcom), GX Connectivity System (On board Equipment), dan BYOD Portable (Bring Your own Device). Sementara teknologi software yang digunakan adalah Multi Enterprise Platform (Hybrid Cloud connection) dan Mobile App Front end.

"Teknologi yang kita sajikan tentunya yang terbaik untuk mendukung kebutuhan high-speed connection di udara, yaitu jet passengers mobile connection services, terutama untuk penerbangan short-haul, yang membutuhkan jaringan dengan throughput dan kemampuan satelit spotting tinggi," papar M Fitriansyah.

Sementara mengandeng Inmarsat adalah langkah tepat mengingat Inmarsat merupakan pioner komunikasi satelit, dan saat ini merupakan pemilik jaringan satelit GX yang mengoperasikan Satelit Ka-band untuk industri aviasi.

Aktivasi layanan tersebut dilaksanakan seiring dengan telah diselenggarakannya proses pengujian terhadap layanan In-Flight Wi-Fi Connectivity sebagai bagian dari proses sertifikasi perangkat oleh Direktorat Standarisasi Kementerian Komunikasi dan Informatika.(dag)



TRENDING TOPICS
MEDSOS WOWBABEL