Syahbudin Undang Ahli Pengobatan Penyakit Lada

ADVERTORIAL    •    Sabtu, 24 Maret 2018 | 11:12 WIB
Lokal
Kunjungan ke kebun lada milik Syahbudin di Belinyu. (mmc)
Kunjungan ke kebun lada milik Syahbudin di Belinyu. (mmc)

WOWBANGKA - Sosok pemimpin yang bijak bukan hanya mengajak untuk berkreasi melainkan juga berkreasi dan menjadikan role model dirinya untuk masyarakat yang dipimpin.

Inilah yang ingin diciptakan dan ditanamkan calon wakil Bupati Bangka Syahbudin dengan pasangannya Mulkan SH MH sebagai calon bupati.

Syahbudin demi membantu petani lada di seputar kediamannya dan petani Bangka mengundang kepala Badan Penelitian dan pengembangan Pertanian Kementerian Pertanian DR.Ir Wiranto,M.Env.Mgt ke kebun miliknya di Riding Panjang Belinyu, Kamis (22/3/2018).

Syahbudin menyampaikan kebun sahang miliknya ini akan dijadikan uji coba pengobatan penyakit kuning sahang dan penyakit lain yang sudah menjadi momok petani lada selama ini.

Menurutnya, penyakit ini sudah lama mengintai petani lada di Bangka dan semakin parah.Sehingga, dia merasa wajib untuk menolong petani dengan mencari solusi mengatasi ketakutan petani berpuluh puluh tahun.

"Hasilnya bisa kita lihat dalam dua bulan,setelah berhasil di kebun saya, baru obat ini akan dibagikan kepada petani lada," kata Syahbudin.

Lisa (34) Warga Riding Panjang menguraikan jika sangat senang mendapatkan pengarahan dari yang ahlinya.

Dia mengaku saat ini memiliki 800 batang sahang yang sudah satu kali panen.Namun, saat ini, dia bersama suami mengalami kerugian karena 100 lebih batang sahang mati usai pemetikan pertama lantaran diserang penyakit kuning.

"Dulu pernah setahun lalu, dikasih obat sama orang tapi hasilnya tetap sama, bahkan lama lama tetap mati," katanya.

Dia berharap, dengan adanya pengajaran dari ahlinya langsung bisa diterapkan di kebun sahang miliknya.

Percontohan pengobatan ini pun diharapkan masyarakat bisa diterapkan cepat di kebunnya agar bisa mengatasi penyakit kuning yang saat ini menerpa hampir seluruh sahang di kebunnya.

"Dari bau obatnya, saya harap tak berbahaya bagi tanaman lain dan ramah lingkungan," harapnya.



Tags :
TRENDING TOPICS
MEDSOS WOWBABEL