Ribuan Hektar sawah Terendam Banjir

Dani    •    Minggu, 25 Maret 2018 | 06:00 WIB
Lokal
Kades Peradong, Rupain.(ham/wowbabel.com)
Kades Peradong, Rupain.(ham/wowbabel.com)

WOWSIMPANGTERITIP -- Diperkirakan lebih dari seribu hektar sawah di Bangka Barat terendam banjir. Akibatnya para petani terancam gagal tanam.

Salah satu lokasi sawah yang terendam banjir berada di Desa Peradong Kecamatan Simpang Teritip.

Menurut Kades Peradong, Rupain, sekitar seratus lebih hektar sawah di desanya terendam air sehingga terancam gagal tanam. Padahal pada Bulan April sudah masuk masa tanam.

"Saat ini kondisi sawah masih digenangi air, sehingga tidak bisa digarap. Padahal pada Bulan April sudah masuk musim tanam," kata Rupain kepada wowbabel, Jumat (23/3/2018).

Tak hanya di Desa Peradong, banjir juga merendam ratusan hektar lahan sawh di Desa Bukit Terak dan Desa Air Menduyung.

Kades Bukit Terak, Kamisun M Yamin membenarkan jika ratusan hektar sawah di desany terendam banjir.

"Ratusan hektar sawah kelompok tani maupun warga terendam air setinggi satu meter," kata Kamisun.

Hal yang sama juga diungkapkan Kades Air Menduyung, Kasdan, ratusan hektar sawah di desa juga terendam air.

"Petani berharap pemerintah bisa menormalisasikan irigasi dan mencegah banjir di lahan pertanian. Jika dibiarkan terus menerus maka produksi padi akan menurun drastis karena gagal tanam dan gagal panen," tutur Kasdan.

Banjir juga merendam sawah di Kecamatan Kelapa dan Kecamatan Jebus. Puluhan hektar sawah di lokasi transmigrasi dan padi bantuan Kementerian Desa juga terendam air.

Selain curah hujan tinggi, banjir juga disebabkan sebagian besar lokasi sawah tak jauh dari aliran sungai. Sehingga ketika air sungai meluap maka akan merendam sawah warga.(ham)



TRENDING TOPICS
MEDSOS WOWBABEL