Lomba Literasi 2018, Juara Bukan Tujuan Utama

Jurnalis_Warga    •    Selasa, 03 April 2018 | 12:58 WIB
Lokal
Foto bersama usai pembukaan Lomba Sinopsis tingkat pelajar SMP/MTs se-kabupaten Babar, Selasa (3/4/2018) di Museum Timah Indonesia (MTI) Muntok. (foto: abinayrus)
Foto bersama usai pembukaan Lomba Sinopsis tingkat pelajar SMP/MTs se-kabupaten Babar, Selasa (3/4/2018) di Museum Timah Indonesia (MTI) Muntok. (foto: abinayrus)

WOWMENTOK - Menumbuhkan semangat literasi di kalangan pelajar bukanlah hal yang mudah, seringkali mereka lebih suka berkutat dengan games di handphone ketimbang membaca buku dan menulis, serta menuangkan ide-ide mereka dalam bentuk seni dan lain sebagainya.  Sungguh sangat ironis kenyataan ini.

Untuk itu, salah satu upaya menyiasati hal tersebut, Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Daerah Kabupaten Bangka Barat (Babar) melaksanakan lomba sinopsis tingkat pelajar SMP/MTs se-kabupaten Babar, Selasa (3/4/2018) di Museum Timah Indonesia (MTI) Muntok.

Kegiatan ini tidak dapat mengcover secara keseluruhan, tetapi paling tidak dapat memberikan warna dan alternatif bagi pelajar agar lebih dekat dengan dunia literasi. Apalagi Babar, melalui Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga telah mencetuskan Gerakan Literasi 15 sebelum 7 di tahun 2017.

Kegiatan ini sendiri mengangkat tema "melalui lomba literasi kita tingkatkan tumbuhkan generasi gemar membaca, cerdas, berkarakter, dan hebat".

Rukiman selaku Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Babar dalam sambutannya mengatakan, “Ketika kita menawarkan kegiatan ini (lomba literasi-red) kepada sekolah tingkat SD/MI, SMP/MTs, dan SMA/MA/SMK di Bangka Barat, respon dan reaksi positif begitu luar biasa dari pihak sekolah dan siswa tersebut,” ujarnya.

Sementara, Ari Wijaya, salah satu siswa SMP Muhammadiyah Muntok mengatakan, juara itu bukan tujuan utama, yang terpenting berp



1   2