Membandel, Puluhan Ponton TI Dibakar Tim Gabungan

Dani    •    Kamis, 05 April 2018 | 00:21 WIB
Lokal
Salah satu ponton  tambang ilegal yang dibakar tim gabungan di sekitar Sungai Rambat Kecamatan Simpang Teritip.(ham)
Salah satu ponton tambang ilegal yang dibakar tim gabungan di sekitar Sungai Rambat Kecamatan Simpang Teritip.(ham)

WOWSIMPANGTERITIP – Puluhan ponton tambang ilegal yang beroperasi di daerah aliran sungai (DAS) Desa Rambat Kecamatan Simpang Teritipi, Selasa (4/4/2018), dibakar tim gabungan.

Operasi penertiban ini dipimpin langsung Kabag Ops Polres Bangka Barat, Kompol Andi Halolo bersama Kasat Reskrim AKP Rais Mu’in dan Kapolsek Simpang Teritip Ipda Kukuh Febrianto serta 78 personil gabungan Polres Bangka Barat.

Satu per satu peralatan  tambang dibakar dan dihancurkan dengan menggunakan martil. Sementara itu pemilik tambang dan warga sekitar hanya bisa menyaksikan penertiban tersebut dari kejauhan. Mereka hanya pasrah ketika peralatan  tambang hangus terbakar.

Tidak ada perlawanan dalam razia kali ini, namun sempat terjadi aksi kejar-kejaran antara tim  gabungan dengan para penambang.  Para penambang berhamburan melarikan diri ke dalam hutan dan berhasil lolos dari kejaran aparat kepolisian.

Kabag Ops Polres Bangka Barat, Kompol Andi Haloho, mengatakan pihaknya terpaksa mengambil tindakan tegas lantaran para penambang membandel dan sudah berulang kali diberi peringatan.

“Selain menambang secara ilegal,  para penambang juga menyebabkan kerusakan hutan bakau, diperkirakan kerusakan mencapai ratusan hektare,” kata kabag ops.

Kompol Andi Haloho menegaskan jika masih ditemukan aktifitas penambangan ilegal di kawasan tersebut, maka para penambang akan diproses secara hukum.(ham)



MEDSOS WOWBABEL
OPINI KITE