Motif Pelaku Bunuh Anggota TNI AD Karena Sakit Hati

Endi    •    Rabu, 11 April 2018 | 19:23 WIB
Lokal
Kepolisan Daerah Kepulauan Bangka Belitung (Babel), merilis kasus pembunuhan terhadap Anggota TNI AD yang bertugas di Korem 045/ Garuda Jaya, di Mapolda Babel, Rabu (11/4/2018). (Foto:wowbabel)
Kepolisan Daerah Kepulauan Bangka Belitung (Babel), merilis kasus pembunuhan terhadap Anggota TNI AD yang bertugas di Korem 045/ Garuda Jaya, di Mapolda Babel, Rabu (11/4/2018). (Foto:wowbabel)

WOWPANGKALPINANG - Kepolisan Daerah Kepulauan Bangka Belitung (Babel), merilis kasus pembunuhan terhadap Anggota TNI AD yang bertugas di Korem 045/ Garuda Jaya, di Mapolda Babel, Rabu (11/4/2018).

Kapola Kepulauan Babel, Brigjen (Pol) Syaiful Zachri memberikan keterangan pers didampingi Danrem 045 yang diwakili Kasi Intel Letkol Inf Deksi Van Toni, Dirreskrimum AKBP Budi Hariyanto dan Danden Pom Dam Sriwijaya Palembang, Letkol Unggul Wahyudi. 

Menurut Kapolda, pelaku melancarkan aksinya, berawal dari senggolan sepeda motor diantara keduanya.

"Motif pelaku yaitu ketersinggungan dan sakit hati pelaku terhadap korban karena telah dihina, dijelek-jelekan saat ketemu di jalan dan hampir bersenggolan saat naik kendaraan, lalu didorong hingga terjatuh, kemudian dipukul lagi oleh korban di bagian pelipis sebelah kiri dengan menggunakan ganggang senjata api rakitan," papar Kapolda.

Kapolda mengatakan, pihaknya masih mendalami kasus tersebut, lantaran diduga pelaku lebih dari satu orang.

"Percayakan ini kepada kepolisian, apakah ada keterlibatan yang lain kita masih dalamai," ujarnya.

Dari kejadian tersebut, polisi mengamankan barang bukti berupa satu unit sepeda motor Yamaha Jupiter Z warna Hitam Putih dengan plat nomor BN 8577 AJ, 

Satu pasang sendal merk Air Bag warna hitam, satu lembar baju lengan panjang warna abu-abu lis hijaun satu lembar celana panjang warna krem, satu buah tas selempang warna hitam dan satu pucuk senjata api diduga rakitan jenis revolver.

Sebelumnya, anggota TNI yang berdinas di Korem 045/ Gaya ini, Sabtu malam (7/4/2018), ditemukan tewas sekitar pukul 20.30 wib. Peristiwa berdarah tersebut terjadi di Jalan Merengkan Dusun Merengkan, Desa Benteng Kecamatan Pangkalanbaru.

Korban ditemukan tak jauh dari sebuah SD dengan luka tusuk di sekujur tubuh. Dari informasi yang didapat wowbabel.com, peristiwa ini terjadi sekitar pukul 20.30 WIB. Tak jauh dari mayat Sertu Hermanto ditemukan senpi rakitan jenis revolver bergagang putih. Namun belum diketahui juga senpi tersebut milik siapa.

Kondisi mayat Sertu Hermanto sendiri ditemukan beberapa luka tusukan di bagian dada dan kepala, juga terdapat luka bekas sabetan benda tajam di bagian tangan kanan. Jasad Sertu Hermanto, sudah diberangkatkan ke tanah kelahirannya di Jambi untuk dimakamkan Senin siang tadi.

Tersangka pembunuhan, Merki Irwan (23) warga Serdang, Simpang Rimba kabupaten Bangka Selatan dibekuk Senin (9/4/2018) sekitar pukul 11.00 WIB, setelah Ipda Pulungan mendapatkan informasi dari anggota Kepolisian Polres Bangka Barat (Babar) Briptu Yoki Alexsander yang turut mengorek informasi keberadaan pelaku yang bersembunyi di Bagan Sungai Dusun Serdang kabupaten Bangka Selatan.

Merki ditangkap oleh Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Babel yang dipimpin IPDA Pulungan bersama anggotanya. Usai dibekuk, pelaku langsung di bawa ke Unit Jatanras Polda Babel, guna menjalani serangkaian pemeriksaan. Puluhan aparat kepolisian bersenjata lengkap mengawal ketat proses pemeriksaan pelaku.

"Buser dari Polda Kepulauan Bangka Belitung telah berhasil menangkap tersangka pelaku pembunuhan yang sampai menyebabkan jatuhnya korban dari TNI," kata Kapolda Babel, Brigjen Pol Syaiful Zachri belum lama ini.

Untuk pengembangan lebih lanjut, tersangka masih menjalani proses pemeriksaan, "Sekarang sedang dalam proses pemeriksaan dan pendalaman untuk mengetahui  apakah ada tersangka lain," jelas Kapolda.

"Percayakan kasus ini kepada pihak Kepolisian dan kita akan yang bekerja secara profesional. Kita akan mengusut kemudian akan memproses yang bersangkutan sesuai dengan hukum yang berlaku," imbuhnya.

Usai diperiksa, pelaku langsung diamankan di sel tahanan Brimob Polda Babel dan dibawa menggunakan mobil barcuda.



TRENDING TOPICS
MEDSOS WOWBABEL