Jangan Percaya Ulah Oknum Mengaku Pejabat Kepolisian

Tim Wow    •    Kamis, 19 April 2018 | 12:14 WIB
Lokal
Kasatreskrim Polres Bangka. AKP Andi Purwanto. (ist)
Kasatreskrim Polres Bangka. AKP Andi Purwanto. (ist)

WOWSUNGAILIAT - Salah satu nama pejabat Polres Bangka dicatut oleh orang yang tidak bertanggung jawab demi meraih keutungan pribadi.

Dalam modusnya, sang pelaku yang mengaku s?ebagai salah satu perwira yang bertugas di Mapolres Bangka mengirimkan pesan singkat kepada sejumlah masyarakat yang ada di kota Sungailiat dengan maksud meminta bantuan atas meninggalnya orang tua perwira yang dimaksud.

Aksi pencatutan? yang dilakukan pelaku dengan mengatasnamakan salah satu pejabat Polres Bangka terkuak setelah sejumlah calon korban yang menerima pesan singkat itu mencoba mengkofirmasi kembali terkait pejabat yang bersangkutan.

Saat pejabat yang dimaksud mendapat in?formasi dari calon korban, pejabat Polres Bangka itu membantah itu semua dan menyatakan dirinya tidak pernah mengirimkan pesan singkat kepada masyarakat Sungailiat untuk meminta bantuan atas meninggalnya orang tua perwira tersebut.

Kasatreskrim Polres Bangka. AKP Andi Purwanto saat dikonfirmasi sejumlah wartawan Rabu (18/4/2018) sore membenarkan hal tersebut.

"Terkait dengan pencatutan nama pejabat Polres Bangka memang benar adanya dan sudah terjadi d ibeberapa daerah yang mengatasnamakan pejabat Polres meminta sesuatu berbentuk uang dengan modus mohon bantuan karena orang tua sakit, bantuan ke Jakarta hingga bantuan orang tua meninggal dunia dengan menggunakan nomor telpon yang tidak bisa dipertanggung jawabkan," ujarnya.

Menurut Andi, aksi tersebut terkuak setelah sekitar 6 orang calon korban yang dihubungi pelaku mengkonfirmasi kembali ke pejabat yang dimaksud mengingat nomor ponsel yang digunakan pelaku berbeda dengan nomor ponsel pejabat yang namanya dicatut oleh pelaku.

"?Sejauh ini sudah ada yang mentransfer sebesar Rp3 juta dan ada juga yang sudah mengkonfirmasi kembali ke kita," lanjutnya.

Terkait hal tersebut, Andi mengimbau masyarakat daerah ini jika menerima telpon dari seseorang yang mengaku pejabat Polres Bangka dengan maksud meminta bantuan diminta untuk mengkonfirmasi kembali kepihak yang berwenang.

"Karena saya pastikan itu semua adalah penipuan," tandasnya.

Ditambahkan Andi, pihaknya sedang melakukan penyelidikan terhadap nomor ponsel yang digunakan pelaku untuk menipu calon korbannya dengan cara mengaku sebagai pejabat Polres Bangka.

Halaman