Ini Tips Cerdas dari Sekjen Kemendag RI Diharkonas 2018

Endi    •    Senin, 23 April 2018 | 11:16 WIB
Nasional
Salah satu stand UMKM di Harkonas 2018. (wowbabel)
Salah satu stand UMKM di Harkonas 2018. (wowbabel)

WOWPANGKALPINANG - Kementerian Perdagangan (Kemendag) bersama Pemprov Bangka Belitung (Babel), memperingati Hari Konsumen Nasional (Harkonas) 2018 ke-6 di Pangkalpinang, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel).

Serangkaian kegiatan diawali dengan jalan sehat, di Alun-alun Taman Merdeka Pangkalpinang, Minggu pagi, (22/4/2018).

Staf Ahli Bidang Iklim Usaha dan Hubungan Antar Lembaga Kemendag Suhanto, mengatakan, kegiatan seperti ini diyakini dapat menggugah masyarakat untuk menjadi konsumen cerdas di era digital.

"Peringatan Harkonas ini diharapkan dapat menggugah kesadaran masyarakat untuk menjadi konsumen cerdas, memperjuangkan hak dan kewajibannya seperti dijamin Pemerintah dalam Undang Undang No 8 Tahun 1999 tentang Perlindungan Konsumen," ujarnya.

Untuk menjadi konsumen cerdas, urai dia, konsumen harus teliti sebelum membeli, baca spesifikasi produk, cek label dan tanggal kadaluarsa, cek tanda SNI untuk barang yang telah diwajibkan SNI, beli sesuai kebutuhan, dan yang tak kalah penting adalah selalu menggunakan produk buatan dalam negeri.

"Karena telah dilindungi UU, maka Kemendag diberikan amanat bekerjasama dengan seluruh provinsi di Indonesia guna memberdayakan konsumen kita agar tidak dalam keadaan lemah. Karena banyak sekali masyarakat yang belum tau hak-haknya sebagai konsumen, itu yang perlu kita edukasi," jelasnya.

Terlebih, lanjut Suhanto, menjelang puasa dan lebaran tahun banyak barang-barang yang beredar itu tidak memenuhi syarat ketentuan untuk kesehatan. Konsumen pada saat membeli barang tanpa memerhatikan kondisi, kualitas, kesehatan yang penting murah, terjangkau alias affordable.

"Kita mengedukasi kepada masyarakat, sebelum membeli barang harus teliti dulu. Kalau itu makanan liat batas kadaluarsanya, kalau elektronika apakah sudah masuk syarat SNI, apakah ada garansi dll. Jadi itu perlu kita edukasi, sehingga bila terjadi ada produk barang yang tidak sesuai ketentuan ke mana konsumen harus mengadu," paparnya.

Menurut Suhanto, pada prinsipnya masyarakat Indonesia masih banyak yang belum mengetahui hak-haknya sebagai konsumen. Dalam posisi yang seolah-olah lemah, itu yang perlu dihindari.

"Sehingga kami Kemendag berkerjasama dengan lembaga-lembaga swadaya yang ada di daerah. Karena apabila masyarakat menemukan barang yang tidak sesuai, konsumen bisa mengadukan ke lembaga-lembaga perlindungan konsumen di daerah," katanya.

Dia juga menyampaikan, jika konsumen sudah cerdas, cuma perlunya edukasi akan hak-haknya dalam memilih memilah produk barang yang sudah masuk kategori SNI, sebab sudah ada regulasinya dan di Kemendag juga sedang menggalakkan pasar-pasar tertib ukur yang kaitannya dalam perlindungan konsumen.

Sementara Wakil Gubernur Babel Abdul Fatah menyebut, alasan dipilihnya Babel sebagai tuan rumah dalam perayaan Harkornas 2018 ini lantaran keperduliannya akan perlindungan konsumen.

"Dipilihnya daerah kita sebagai tempat penyelenggaraan puncak Harkonas 2018, karena pada 2016 lalu Babel dinobatkan sebagai salah satu provinsi peduli perlindungan konsumen,” tandasnya.

Menurut Fatah, mari semuanya di era digitalisasi ini, konsumen harus cerdas saat memilih produk biar mahal tetapi kualitasnya bagus dan tidak tertipu dengan produk-produk yang beredar luas namun barang palsu.

"Pelaku UMKM di era digitalisasi harus cerdas, konsumen cerdas agar tidak ada yang dirugikan. Kualitas barang-barang bagus itu penting meski sedikit mahal, ketimbang murah tetapi palsu dan mudah rusak," tukas Wagub.

Diketahui mengawali Harkonas 2018, sejumlah kegiatan akan dilakukan, seperti seminar, bincang-bincang, dan pameran multiproduk. Berbagai kompetisi juga akan digelar seperti kompetisi menulis blog, video clip, dan vlog. Peringatan Harkonas ini melibatkan Pemda baik tingkat provinsi, kabupaten, maupun kota para pelaku usaha, stakeholder, serta asosiasi terkait.

Sementara puncak Harkonas 2018 pada 24 April bertempat di Alun-alun Taman Merdeka (ATM) Pangkalpinang akan dihadiri oleh Menteri Perdagangan (Mendag) Enggartiasto Lukita, Gubernur Babel Erzaldi Rosman, Wagub Babel Abdul Fatah, Irjen Kemendag, Plt. Dirjen PKTN, pejabat Pemprov Babel, beserta instansi terkait lainnya.



TRENDING TOPICS
MEDSOS WOWBABEL