Deddy : IUP Formalitas untuk Kejar Kuota Ekspor

Deddy Yulianto, Wakil Ketua DPRD Kepulauan Babel. (wowbabel)
Deddy Yulianto, Wakil Ketua DPRD Kepulauan Babel. (wowbabel)

WOWPANGKALPINANG – Wakil Ketua DPRD Kepulauan Bangka Belitung (Babel), Deddy Yulianto angkat bicara terkait masih adanya perusahaan tambang timah di Babel yang memiliki Izin Usaha Pertambangan (IUP) meskipun kawasan IUP itu tidak dieksplore sama sekali, termasuk IUP yang ada di kawasan laut.

Deddy mencurigai perusahan yang mengantongi IUP namun tidak ada aktifitasnya itu, hanya ingin memperoleh kuota ekspor.

“Saya katakan IUP formalitas untuk mendapatkan kuota ekspor, padahal tidak pernah di tambang,” ujar Deddy, Jumat (4/5/2018).

“Saya minta Gubernur mencabut perusahaan perusahan yang hanya mengkavling laut, memblok laut yang mungkin belum pernah di eksplorasi bahkan tidak mempunyai kapal isap, apalagi masalah Amdal, masalah Jamrek (jaminan reklamasi) dan sebagainya,” tandasnya.

Pihaknya, lanjut politisi partai Gerindra ini, dalam waktu dekat akan segera memanggil Dinas ESDM Pemprov Babel untuk memberikan keterangan terkait  jumlah IUP baik darat dan laut. Juga jumlah perusahaan tambang di Babel, serta jumlah Kapal Isap Produksi yang dimiliki oleh perusahaan tambang.

“Ini tidak bisa lagi kita diamkan karena bukan rahasia umum lagi, banyak sekali IUP-IUP formalitas namun tidak pernah ditambang. Kita akan panggil Dinas Pertambangannya. Kalau tidak punya kapal, cabut saja,” tegasnya.



MEDSOS WOWBABEL
OPINI KITE