Jam Kerja PNS Jadi Sorotan di Debat Kandidat Pilkada Bangka

ADVERTORIAL    •    Kamis, 10 Mei 2018 | 00:43 WIB
Pilkada
Tamu dan pendukung kandidat saat menyaksikan Debat Kandidat di Auditorium Hotel Tanjung Pesona Sungailiat. (ist)
Tamu dan pendukung kandidat saat menyaksikan Debat Kandidat di Auditorium Hotel Tanjung Pesona Sungailiat. (ist)

WOWPILKADA - Suasana tegang sangat terasa dalam Debat Publik Kandidat Bupati dan Wakil Bupati Bangka 2018-2023 di Auditorium hotel Tanjung pesona, Sungailiat, Rabu (9/5/2018) malam.

Debat yang dipandu oleh moderator Irene Sugiarto ini, juga menghadirkan 3 orang panelis dari luar pulau Bangka. Beberapa kali moderator harus memberi peringatan kepada para pendukung kandidat kepala daerah, lantaran disela-sela debat ada yang menyuarakan yel-yel.

Tiga pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati saling adu gagasan dan program. Paslon nomor urut 2, Mulkan-Syahbudin menyoroti jam kerja PNS di lingkungan Pemkab Bangka yang dinilai kurang efektif.

Mulkan berharap jam kerja jika mereka terpilih adalah cukup 5 hari saja, agar para pegawai ini bisa berkumpul dengan keluarga di hari Sabtu, terutama pegawai yang memiliki keluarga, dan Pegawai yang tinggal jauh. 

''Kita ingin mereka berkumpul dengan keluarga. Mereka juga bisa memanfaatkan satu hari tersebut untuk menambah penghasilan dari usaha lain,'' sebut Mulkan.

Sementara itu, pasangan Tarmizi Saat - Amri Cahyadi menyampaikan gagasan memperkuat sektor pariwisata di Bangka agar mendunia melalui program Kawasan Ekonomi Kreatif (KEK) Sungailiat.

Pasangan Kemas Danial dan Fadillah Sabri memiliki program bantuan kredit nol bunga kepada pelaku usaha mikro, kecil dan menengah.

Adu gagasan ketiga pasangan calon, diharapkan dapat memberikan gambaran



1   2