Festival Tanjung Kelayang Hadir di 100 Wonderful Events Indonesia 2018

Festival Tanjung kelayang. (*)
Festival Tanjung kelayang. (*)

WOWTRAVEL - Dua wilayah di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung masuk dalam penyelenggaraan event pariwisata nasional tahun 2018. Kementerian Pariwisata RI dalam 100 Wonderful Events Indonesia 2018, memasukkan SUngailiat kabupaten Bangka dan Tanjung Kelayang kabupaten Belitung.

Hebatnya, penyelenggaraan event pariwisata di dua wilayah tersebut sejajar dengan daerah lain di Indonesia yang sudah dikenal sektor pariwisatanya, seperti Bali, Lombok dan Papua.

Kementerian Pariwisata (Kemenpar) sendiri dalam buku panduan yang dirilis 21 Desember 2017 lalu, telah menyeleksi 100 dari sekitar 3.000 event wisata lokal ke dalam 100 Wonderful Events Indonesia 2018.

Di Kabupaten Belitung event ini bertajuk Festival Tanjung Kelayang rencananya digelar 15 - 19 Oktober 2018. Festival ini akan menyajikan 10 kegiatan pendukung seperti festival kuliner khas hasil laut, festival layang-layang, Bangka Belitung Fashion Carnaval, festival vlog dan lomba photo, pameran pariwisata dan pameran photo, festival band dan lain-lain.

Sementara, Kabupaten Bangka sudah lebih dulu melakukan Cultural Wave Festival (coming home celebration), pada 25 Maret - 5 April 2018 di Pantai Tongaci Sungailiat. Tahun ini dan seterusnya mengambil momentum Chengbeng, digelar tema Coming Home Celebration. Selama dua pekan diselenggarakan pertunjukan seni, pameran instalasi, pelepasan penyu, bazart, pertemuan komunitas dan parade lampion.

Cultural Wave Festival telah terselenggara sejak tahun 2015 di Sungailiat, Pangkal Pinang dan Muntok dalam bentuk pertunjukan berjalan. Dengan tema yang berbeda beda, mulai dari Naga Penyu, Akademi Budaya ChengHo Dunia (ABCD) hingga Ibu Bumi. 

Menteri Pariwisata RI, Arief Yahya dalam sambutannya mengatakan, keindahan destinasi pariwisata Indonesia, telah diakui dunia, dan telah mendapatkan penghargaan dari berbagai kalangan pariwisata.

Data menunjukkan, lebih dari setengah wisatawan mancanegara, justru tertarik karena keragaman dan keunikan budaya Indonesia. Keragaman yang tersebar di seluruh kepulauan, yang diselenggarakan sepanjang tahun. Baik di kota maupun desa, di gunung dan pantai, di sabana dan sungai, di hutan dan danau.

"Saya ingin menyebutnya sebagai Archipelago of Events. Sepanjang tahun 2018 diperkirakan tiga ribu event diselenggarakan, yang dikelola oleh berbagai kalangan. Seratus Wonder Event serta sepuluh top event yang diseleksi oleh tim kurator, telah ditentukan sebagai event pilihan tahun ini. Wisatawan dapat menggunakan sebagai rujukan, sementara para pemangku kepentingan dapat menggunakan sebagai panduan untuk menyusun program," jelas Arief.

"Tahun 2018 kita tetapkan sebagai Tahun Visit Wondefull Indonesia. Seluruh kalangan pariwisata kerjasama dan bahu membahu menyusun program bersama, memenangkan Indonesia sebagai tujuan utama perjalanan dunia. Dua event besar yang diselenggarakan tahun ini adalah ASIAN Games 18 di Jakarta Palembang serta Pertemuan Tahunan IMF-World Bank di Bali. Perhelatan ini menjadi magnet utama perjalanan dan mendorong diciptakannya event baru. Dengan terbitnya 100 Wonder Calender of Event ini, merupakan undangan terbuka untuk Visit Wonderfull Indonesia 2018," imbuhnya.

Dalam 100 Wonderful Events Indonesia 2018, Kementerian Pariwisata RI menampilkan 10 events besar nasional, Java Jazz di Jakarta (2/3/2018), Pesta Kesenian Bali (16/6/2018), Jember Fashion Carnaval di Jember - Jawa Timur (7/8/2018), Iron Man 70.3 Bintan kepulauan Riau (19/8/2018), Festival Payung Indonesia di Jawa Tengah (20/8/2018), Sanur Village Festival di Pantai Sanur Bali (24/8/018), Karnaval Kemerdekaan (25/8/2018), Grand Karnaval Indonesia di Jakarta (27/8/2018), Banyuwangi Ethno Carnival di Banyuwangi - Jawa timur (10/11/2018), dan Borobudur Marathon di komplek Candi Borobudur Magelang, Jawa Tengah pada (18/11/2018).



TRENDING TOPICS
MEDSOS WOWBABEL