Roadshow Pancasila dan Kebangsaan GP Ansor Babel

Pengurus Wilayah Gerakan Pemuda Ansor Bangka Belitung. (*)
Pengurus Wilayah Gerakan Pemuda Ansor Bangka Belitung. (*)

WOWBASEL – Sebanyak 300 peserta dari kalangan pemuda, tokoh masyarakat, hingga siswa/wi Sekolah Menengah Atas (SMA) berasal dari Desa Benca, Kecamatan Air Gegas, Bangka Selatan hadir dalam Roadshow Pancasila dan Kebangsaan, yang di laksanakan oleh Pengurus Wilayah Gerakan Pemuda Ansor Bangka Belitung. Dengan tema menguatkan Diri dalam Ber-Indonesia.

Pada roadshow Pancasila dan kebangsaan ini, PW GP ansor Babel menghadirkan 4 narasumber yakni Ust Salahuddin al Ayyubi, Sekretaris Camat (Bapak Sanol), Ketua BPD Benca (Zulkarnain), dan Ketua PW GP ANSOR, Masmuni Mahatma yang sekaligus Dosen STAIN SAS.

Dalam pengantarnya, Ust Salahuddin al Ayyubi mengingatkan agar pelajar memilih organisasi kelak dengan cermat saat melanjutkan studi. Ini biar tak salah dalam mengembangkan diri dalam berbangsa.

"Siswa - siswi yg akan melanjutkan ke jenjang perguruan tinggi, agar berhati-hati dlm mengikuti organisasi-organiasi yang ada di kampus. Lebih baik bergabung dengan organisasi - organisasi yang sesuai dengan kultur budaya daerah kita, tidak bertentangan dengan moral - moral kebinekaan," ujarnya.

Sementara itu, Sekretaris Camat Air Gegas, Sanol menegaskan bahwaPancasila tidak bisa kita pisahkan dalam kehidupan sehari - hari. Jangan jadikan perbedaan sebagai perpecahan. Ia pun mengingatkan kepada seluruh masyarakat, khususnya generasi muda untuk bijak dalam menggunakan media sosial.

“Bijaklah dalam bermedia sosial, karena media sosial bisa membuat kita maju, tapi juga bisa merusak keutuhan NKRI," katanya.

Di sisi lain, Ketua BPD Desa Bencah, Zulkarnain, mengingatkan bahwa sebagai generasi penerus harus menjaga keutuhan NKRI, karena bangsa Indonesia berdiri lewat proses yang tidak mudah.

“Banyak para pejuang kita yang gugur dalam memperjuangkan kemerdekaan NKRI. Oleh karena itu jangan jadikan perbedaan sebagai perpecahan. Indonesia ini lahir dari keberagaman," tutur Zulkarnain.

Sedangkan, Ketua PW GP ANSOR BABEL Masmuni menegaskan bahwa tak ada yang salah dengan Pancasila dan Bhineka Tunggal Ika. Pancasila menurut Masmuni, sudah sejalan dengan semangat dan nilai syar'i.

"Bhineka Tunggal Ika itu falsafah negara kebangsaan yang sangat aspiratif dan aplikatif. pancasila sangat familiar dengan adat istiadat masyarakat Indonesia yang beraneka ragam. Sila sila Pancasila adalah cerminan dari kedalaman nilai al-Quran dan Sunnah Nabi," ucapnya.

Menurutnya, masih ada kelemahan di sana sini, menjadi bagian dari langkah kita untuk terus berbenah.

"Bahwa banyak kelemahan secara praktik, itu nyata. Tak perlu ditarik terlalu tendensius. Dibutuhkan ketulusan kita untuk bersama sama membenahinya. Ledakan bom bunuh diri yang marak beberapa hari ini, tentu sangat bertentangan dengan sila kedua; kemanusiaan yang adil dan beradab", pungkas Masmuni.



TRENDING TOPICS
MEDSOS WOWBABEL