DY : Ada Markus di Kabupaten Bangka

Deddy Yulianto. (*)
Deddy Yulianto. (*)

WOWPANGKALPINANG - Wakil Ketua DPRD kepulauan Bangka Belitung (Babel), Deddy Yulianto menuding calon Bupati Bangka yang diusung Partai Gerindra diduga terlibat kasus dugaan tindak pidana korupsi (tipikor).

Ketua Dewan Penasehat Partai Gerindra itu bahkan menilai Partai Gerindra salah dalam mengusung Calon Bupati Bangka 2018 tersebut.

Deddy beragumen kandidat yang merupakan petahana tersebut menurutnya tersangkut paut dalam dugaan tindak pidana gratifikasi dan korupsi kasus pembangunan Pasar Kite Sungailiat. 

"Ada dugaan melakukan tindak pidana korupsi di Kabupaten Bangka, ada 'Markus' di kabupaten Bangka. Ini sangat disayangkan langkah politk yang diambil oleh DPP Gerindra atas masukan-masukan dari daerah yang mengusung kandidat Bupati tersebut," ujarnya. 

Kata Deddy, seharusnya Gerindra mencari calon pemimpin yang bersih, berintegritas untuk membangun daerah khususnya Kabupaten Bangka. 

"Kami tidak ingin Gerindra dianggap mendukung dan melindungi calon bupati yang bermasalah dan melakukan pelanggaran hukum," tegasnya. 

Dia pun meminta agar aparat penegak hukum dapat menelusuri dugaan korupsi pembangunan Pasar Kite Sungailiat yang anggarannya berasal dari Daba Provinsi yang menghabiskan Rp14 miliar lebih.

"Sementara kondisi fisik pasar jauh dari yang diharapkan dari perencanaan dan adanya dugaan mark up harga  yang tidak sesuai dengan spesifikasi, dari awal ini sudah kami temukan," jelasnya. 

Deddy juga mengharapkan, aparat penegak hukum konsisten dalam menegakkan supremasi hukum di Bangka Belitung ini. Pasalnya, tegas Deddy, kondisi Pasar Kite saat ini sangat mengecewakan. 

"Kita bisa melihat bagaimana kondisi Pasar Kite Sungailiat seperti apa? Kumuh, becek, sempit dan jauh dari perencanaan awal, tidak sedikit masyarakat Sungailiat yang menyesalkan pembangunan pasar kite Sungailiat," terangnya. 

Bahkan, lanjutnya, saat Komisi dari DPRD Babel turun ke lapangan dari awal ditemukan kualitas barang tidak sesuai dengan RAB yang ada.

"Kami geleng-geleng kepala melihat besarnya nilai kontrak pembangunan Pasar Kite tersebut, namun setelah berdiri jauh dari harapan. Apakah kami harus melapor ke KPK?," ancamnya. (*)



TRENDING TOPICS
MEDSOS WOWBABEL