Harga Tinggi, Gubernur Heran Pedagang Mengaku Jual Sembako Dibawah HET

Endi    •    Selasa, 12 Juni 2018 | 13:18 WIB
Ekonomi
Gubernur Erzaldi Rosman berdialog dengan pedagang di salah satu pasar di kota Pangkalpianng. (wowbabel)
Gubernur Erzaldi Rosman berdialog dengan pedagang di salah satu pasar di kota Pangkalpianng. (wowbabel)

WOWPANGKALPINANG - Aksi ambil untung di kalangan pedagang, memang lumrah dilakukan. Memanfaatkan situasi menjelang lebaran dengan menjual bahan kebutuhan pokok diatas harga eceran tertinggi (HET), dapat menimbulkan konsekuensi hukum bagi pedagang itu sendiri.

Hal ini diingatkan Gubernur Kepulauan Bangka Belitung (Babel) Erzaldi Rosman, saat sidak (inspeksi mendadak) di pasar-pasar yang ada di kota Pangkalpinang, Selasa (12/6/2018).

Gubernur mengaku heran dengan banyaknya keluhan masyarakat tentang tingginya harga bahan kebutuhan pokok jelang lebaran. Namun ketika dilakukan sidak, semua pedagang mengaku menjual dengan harga dibawah Harga Eceran Tertinggi (HET).

Untuk itu Gubernur meminta agar pedagang tidak main kucing-kucingan dengan aparat maupun pejabat, karena menjual bahan kebutuhan pokok dengan harga diatas HET dapat ditindak secara hukum.

"Jangan ketika kita datang sidak harga dijual dibawah HET, tapi setelah kita pergi dijual diatas HET, hal-hal seperti ini yang terus kita berikan pengertian kepada penjual. Kalau pedagang kedapatan oleh Satgas Pangan menjual diatas HET, ya akan kita proses," tegas Gubernur.

Ia juga mengimbau kepada masyarakat, agar lebih cerdas dan teliti dalam berbelanja, kalau menemukan adanya harga diatas HET, disarankan agar tidak membeli dari pedagang yang bersangkutan, namun mencari ke pedagang lain, serta melaporkan kepada tim satgas pangan agar pedagang nakal tersebut dapat ditindak.

"Kita berharap pembeli cerdas, jika ada yang menjual diatas HET jangan dibeli, cari pedagang yang menjual sesuai HET pasti ada," tukasnya.



TRENDING TOPICS
MEDSOS WOWBABEL