Didit : Rakyat Butuh Pemimpin yang Hadir Ditengah Mereka Saat Susah

ADVERTORIAL    •    Jumat, 22 Juni 2018 | 17:55 WIB
Pilkada
Didit Srigusjaya, Ketua DPD PDI Perjuangan Babel memberikan orasi politik di Kampanye Akbar paslon Mulkan-Syahbudin di lapangan bola desa Zed, Mendobarat. (mmc)
Didit Srigusjaya, Ketua DPD PDI Perjuangan Babel memberikan orasi politik di Kampanye Akbar paslon Mulkan-Syahbudin di lapangan bola desa Zed, Mendobarat. (mmc)

WOWPILKADA - Ketua DPD PDI Perjuangan provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel), Didit Srigusjaya mengajak puluhan ribu masyarakat desa Zed dan warga kabupaten Bangka yang menghadiri Kampanye Akbar untuk memilih pasangan Mulkan-Syahbudin (Mulya) tanggal 27 Juni 2018. 

Menurut Didit, saat ini masyarakat di Kabupaten Bangka dihadapi dengan masalah krusial ?yakni murahnya sejumlah harga komoditas seperti Karet, Sawit dan Sahang (Lada). 

"Mana janji pemimpin kemarin yang katanya hadir untuk rakyat. Buktinya sampai saat ini harga Sahang murah, Sawit murah dan Karet murah. Petani menjerit, pemimpinnya kemana," ujar Didit dalam orasi politiknya di lapangan bola desa Zed kecamatan Mendobarat, Jumat (22/6/2018).

Lanjut Didit, pasangan Mulya hadir di Pilkada Bangka hanya untuk rakyat demi melakukan perubahan terhadap daerah ini. Didit meminta masyarakat untuk tidak tertipu dengan janji politik.

"Untuk itu saudara-saudara, pasangan Mulya ini tidak akan berjanji tapi membuktikan kepada masyarakat," tandasnya.

Untuk menjawab keresahan para petani di kabupaten Bangka, kata Didit, pasangan Mulya akan bekerja keras mewujudkan pertanian tangguh dengan membuat komitmen dengan sejumlah investor.

"Mulya akan mendatangkan investor untuk merubah harga Karet petani, harga Lada petani dan harga Sawit petani," lanjutnya.

Menurut Ketua DPRD Provinsi Kepulauan Babel itu, selama ini yang diinginkan masyarakat Bangka a



1   2      3