Belajar Hak Interpelasi, DPRD Kalteng Sambangi Babel

Tim_Wow    •    Rabu, 11 Juli 2018 | 12:59 WIB
Lokal
Tim Pansus Interpelasi DPRD Kalteng saat studi banding ke DPRD Babel, Senin (9/7/2018) kemarin mempelajari penggunaan Hak Interpelasi. (ist)
Tim Pansus Interpelasi DPRD Kalteng saat studi banding ke DPRD Babel, Senin (9/7/2018) kemarin mempelajari penggunaan Hak Interpelasi. (ist)

WOWPANGKALPINANG - Belajar soal Hak Interpelasi, DPRD Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) mengunjungi Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel), Senin (9/7/2018).

"Sengaja kita datang ke daerah ini (Babel), karena DPRD Babel sudah pernah melayangkan Hak Interpelasi ke Gubernur," ujar Ketua Pansus Interpelasi DPRD Kalteng, Fredy Iring di Pangkalpinang, Senin (9/7/2018) dilansir Gesuri.id.

Menurut Fredy, pihaknya berencana menggunakan Hak Interpelasi ke Gubernur Kalteng terkait Penerbitan Pergub 10 dan Hak Keuangan serta tentang Tenaga Kontrak dan Mutasi Pegawai.

"Kita merasa perlu menggunakan hak itu karena selain bertentangan dengan peraturan yang berlaku, kita nilai ada mal administrasi terhadap kebutuhan Pergub 10, baik di tunjangan maupun aturan," lanjutnya.

DPRD Kalteng sendiri berterimakasih kepada Ketua dan anggota DPRD Babel yang memberikan sambutan luar biasa dan mau bertukar pikiran terkait penggunaan Hak Interpelasi ini.

"Kita terimakasih atas antusias bantuan dan masukan DPRD Babel. Kita merasa perlu menggunakan Hak Interpelasi ini untuk menegakkan marwah DPRD, sehingga tidak ada kepentingan politis," tandasnya.

Sementara, Ketua DPRD Babel Didit Srigusjaya mengatakan, studi banding DPRD Kalteng ke Babel, karena mereka (DPRD Kalteng) merasa kinerja pemerintah didaerah tidak berdasarkan aturan dan ketentuan yang ada.

"DPRD Kalteng konsul ke kita terkait penggunaan hak interpelasi secara teknis. Kita jelaskan bahwa dalam interpelasi kita melayangkan 12 item, sedangkan mereka hanya 2 item. Dan itu harus dikaji lebih mendalam," kata Didit. 

"Kita sarankan mereka untuk mengumpulkan barang bukti dulu dan berkonsultasi dengan pemerintah pusat dan kementerian, dimana data atau bukti yang kuat itu bisa didapatkan dari pusat," tutupnya.

Anggota DPRD Kalteng yang ikut serta dalam kunjungan kali ini diantaranya Fredy Ering, Faridawaty Darland Atjeh, Artaban, Borak Milton, Edy Rosada, Abdul Hadi, Ergan Tunjung, Prihati Titik Mulyani dan Monte Carlo. (*)



TRENDING TOPICS
MEDSOS WOWBABEL