Razia Rutin Kendaraan Jaring 25 Pelanggaran

Endi    •    Kamis, 19 Juli 2018 | 13:33 WIB
Lokal
Razia kendaraan rutin di Jl. Jendral Sudirman Pangkalpinang. (wowbabel.com)
Razia kendaraan rutin di Jl. Jendral Sudirman Pangkalpinang. (wowbabel.com)

WOWPANGKALPINANG - Petugas gabungan Satlantas Polres Pangkalpinang bersama Dinas Perhubungan Kota Pangkalpinang, kembali menggelar razia kendaraan.

Kali ini kegiatan rutin tersebut digelar di Jalan Jendral Sudirman, Pangkalpinang, tepat di Alun-alun Taman Merdeka Kota Pangkalpinang, Kamis (19/7/2018).

Kasatlantas Polres Pangkalpinang, AKP Herryanto, mengatakan, kegiatan digelar guna menekan terjadinya angka kecelakaan lalu lintas.

"Ini adalah giat atau pun patroli rutin kita yang dilakukan setiap hari dijam-jam rawan kecelakaan atau dijam-jam ramai, karena dijam seperti ini sering terjadi kecelakaan," kata AKP Herry.

Razia yang digelar mulai pukul 09.00 WIB hingga pukul 11.00 WIB tersebut, berhasil menjaring 25 pelanggar dengan rincian 20 kendaraan dan lima STNK yang ditahan.

Menurut Herry, tak sedikit anak-anak sekolah terjaring razia.

"Anak-anak sekolah yang belum cukup umur mengendarai roda dua dan tidak mengenakan helm, ugal-ugalan, selalu berbonceng lebih dari dua dan melawan arus, kepada orang tua kita imbau untuk menjaga putra putrinya, agar tidak mengizinkan putra putrinya menggunakan kendaraan roda dua ke sekolah," jelas kasat.

Bagi pelanggar akan langsung diberikan surat tilang dan diwajibkan membayar denda tilang ke Bank BRI melalui e-tilang.

Selain kendaraan roda dua, petugas gabungan juga merazia kendaraan roda empat, terutama mobil bak terbuka pengangkut barang.

"Dari dinas perhubungan (dishub) itu sasarannya adalah uji kelayakan kendaraan (KIR), karena banyak kendaraan yang tidak layak jalan atau bahkan belum pernah di uji KIR," kata Kepala Seksi Pengendalian Operasional Dishub Pangkalpinang, Irfan Triswanda.

Untuk itu, ujar dia, demi keselamatan pengendara, harus dilakukan operasi rutin dan penindakan bagi yang melanggar.

"Ini kita lalukan setiap hari mulai Senin hingga Sabtu, kalau memang tidak ada kegiatan lainnya. Saat ini sudah banyak yang kita tilang dan mereka harus mengikuti sidang tilang pada tanggal 27 Juli mendatang, di Pengadilan Negri Pangkalpinang," tukas Irfan.



MEDSOS WOWBABEL
OPINI KITE