Api Obor Asian Para Games 2018 Lintasi Babel

Endi    •    Jumat, 14 September 2018 | 11:32 WIB
Sport
Dirlantas Polda Babel, Kombes Dwi Asmoro. (wowbabel)
Dirlantas Polda Babel, Kombes Dwi Asmoro. (wowbabel)

WOWPANGKALPINANG--Dunia olahraga Indonesia kembali akan menjadi perhatian dunia dalam waktu dekat ini. Pasalnya Indonesia akan menjadi tuan rumah gelaran Asian Para Games yang berlangsung di Jakarta, 6-13 Oktober 2018 mendatang.

Guna mempersiapkan diri gelaran tersebut, panitia pelaksana Indonesia 2018 Asian Para Games (INAPGOC), telah menggeber persiapan sekitar satu bulan menjelang berlangsungnya pesta olahraga atlet difabel terbesar kedua di dunia setelah paralimpik/paralimpiade.

Rencananya dalam event tersebut para atlet akan membawa Api Obor Asian Para Games 2018 di melintasi beberapa provinsi, salah satunya Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel), dengan rute dimulai dari Jembatan Emas dan berakhir di Alun-alun Taman Merdeka (ATM) Kota Pangkalpinang, Babel.

"Untuk torchbearer (pembawa obor) dalam rangka Asian Para Games, insya Allah dilaksanakan pada 25 September 2018 dimulai start dari kawasan Jembatan Emas menuju ke Alun-alun Taman Merdeka (ATM), dimana torchbearer akan diikuti oleh perwakilan atlet pembawa obor Asian Para Games," jelas Dirlantas Polda Babel Kombes Pol Dwi Asmoro kepada awak media di Mapolda Babel, Rabu (12/9/2018).

Terkait pengalihan arus jalan sendiri, sistemnya menggunakan buka tutup tidak ada pengalihan arus permanen. Tetapi, pada saat obor melewati ruas jalan di kawasan Semabung otomatis arus dari arah Air Itam melewati Simpang Tepekong sementara arus jalan  dibelokan ke arah kiri. Sementara arus jalan lainnya normal.

"Jadi sistemnya itu buka tutup saja, sementara personil yang dilibatkan adalah 500 personil anggota ditambah dengan personil Sabhara, Brimob," ujarnya.

Menurut Dirlantas, dalam kajian yang sudah dievaluasi pada Asian Para Games 2018 ini adalah dari sistem transportasi. Ia mencontohkan pada saat Asian Games itu satu bus bisa membawa 30 atlet, tetapi pada Asian Para Games karena atlet menggunakan kursi roda otomatis satu bus itu bisa membawa 10 atlet.

"Jadi otomatis peningkatan dari sisi tranportasi itu akan terjadi, makanya perlu ada BKO kendaraan patroli pengawal dari Polda Babel akan mengirim ke Polda Metro Jaya mengenai Patwal motor dan mobil untuk membantu dari sisi pengawalan transportasi atlet tersebut," katanya.

"Kurang lebih ada 10 kendaraan ya akan kita BKO kan ke Polda Metro Jaya, karena dibutuhkan kendaraan sekitar 450 kendaraan pengawal," tukasnya. 



TRENDING TOPICS
MEDSOS WOWBABEL