Bangka Selatan Panen Perdana Padi M400

Panen perdana padi M400 di desa Rias, Bangka Selatan. (Ist)
Panen perdana padi M400 di desa Rias, Bangka Selatan. (Ist)

TOBOALI - Kabupaten Bangka Selatan (Basel) sukses menanam bibit Padi jenis Demplot M400. Dilahan seluas 3 hektar lahan uji coba  tanam di kawasan persawahan Desa Rias, Toboali, dilakukan panen perdana, Rabu (10/10/2018) Siang.

Panen perdana ini dihadiri langsung Bupati Bangka Selatan Justiar Noer bersama Gubernur Kepulauan Bangka Belitung Erzaldi Rosman. Ikut hadir Sekda Basel Suwandi, Kapolres Bangka Selatan AKBP Aris Sulistiono, Kepala Dinas Pertanian, Perikanan dan Pangan Suhadi (DPPP) Suhadi, Wakil Ketua DPRD Samsul Bahri,  Ketua Penggerak PKK Ekawati Justiar, Kepala OPD, tenaga penyuluh serta masyarakat petani Desa Rias. 

Justiar dan Erzaldi bersama-sama melakukan panen perdana. Usai itu Justiar dan Erzaldi menyempatkan diri berbincang langsung dengan petani mendengar keluh saran dari para petani. 

Bupati Bangka Selatan, Justiar Noer mendengarkan sumbang saran petani. (Ist)

Bupati Bangka Selatan H Justiar Noer, mengatakan di usia yang ke 15 tahun ini,  Bangka Selatan berusaha meningkatkan pembangunan dari segala sektor. Pada periode tahun 2016-2021 menitik beratkan pada pengembangan kawasan industri berbasih agro dan juga minapolitan. 

Pengembangan industri berbasis agro bertujuan membangun wilayah yang menjadi sentral agropolitan/ pertanian seperti di kawasan central persawahan Desa Rias agar terus berkembang.

Diharapkan produksi hasil pertanian di wilayah tersebut tiap tahun terus maksimal agar hasil produksi bisa di distribusikan ke wilayah luar Bangka Selatan, bahkan luar wilayah Bangka Belitung.

"Alhamdulilah area persawaan di sini (Basel-red) tahun ke tahun mengalami peningkatan, pada tahun 2016 tercatat luas tanaman padi sawah di di Basel mencapai 5.320 hektar, dengan produktifitas 3.015 ton per hektar. Ditambah padi ladang seluas 1.018 hektar dengan produktivitas 1.751 ton per hektar," ujar Justiar di area panen raya, Rabu (10/10/2018)

Pada kesempatan itu, Justiar mengajak para petani di Kabupaten Bangka Selatan, bersama-sama mensukseskan peningkatan produksi melalui kegiatan gerak tanam serentak. 

Guna menyukseskan tanam serentak, pemerintah pun terus meningkatkan sarana pertanian seperti irigasi. Tahun ini, pemerintah tengah membangun bendungan Mentukul di Desa Rias yang dibiayai oleh APBN.

Bendungan  Mentukul itu nantinya dapat mengaliri ke seluruh irigasi persawahan Desa Rias yang menjadi  kawasan lumbung pangan di Bangka Selatan.

"Pemerintah daerah dan pusat terus berusaha meningkatkan pembangunan sarana dan prasarana pertanian, seperti bibit, mesin pertanian, jalan usaha tani, irigasi serta  meningkatkan aparatur penyuluh pertanian untuk membantu petani," harap Justiar.

Sementara Gubernur Bangka Belitung Erzaldi Rosman, mengapresiasikan semangat dan kinerja petani Desa Rias yang sukses menanam bibit jenis M400 yang memang banyak keunggulannya, seperti tahan hama serta tahan terhadap cuaca ekstrim. Dengan bibit M400 dapat jelas meningkatkan produksi sehingga dapat meningkatkan penghasilan petani.

Untuk itu Erzaldi meminta petani tetap menggunakan bibit M 400 yang sudah terbukti kualitasnya.

"Beberapa waktu yang lalu kami terus mengikuti perkembangannya. Dan ini sudah ke empat kalinya kami berkunjung kesini mulai dari waktu nanam kemarin. Dan alhamdulillah dan ini menunjukkan hasil yang luar biasa. Untuk bibit yang dibantu nantinya kita sepakati saja  M 400," imbuh Erzaldi.

Namun, dalam kesempatan itu Erzaldi meminta petani tak hanya fokus pada tanaman padi saja, namun juga mengembangkan tanaman lainnya seperti Jagung, kacang, dan jenis tanaman lainnya yang dapat menambah penghasilan petani.

Khusus tanaman Jagung  disampaikan Erzaldi bahwa, pemerintah sudah menyiapkan pasar sehingga petani tak perlu khawatir hasil panennya tak laku dijual. Bahkan, dikatakan Erzaldi pemerintah Babel sudah dikontrak ribuan ton Jagung.

"Jangan terus menerus ditanami pada, jadi saya tawarkan ada harus ada yang berani untuk menanam tanaman lainnya seperti jagung, jagung ini hasilnya langsung di kontrak dan ada jaminan beli dan di beli. Jadi ibu bapak jangan takut kalau jagungnya nanti tidak dibeli," tukas Erzaldi. (ADV)



TRENDING TOPICS
MEDSOS WOWBABEL