AETI Pantau Perkembangan PTSI dan SEB ICDX

Tim_Wow    •    Jumat, 19 Oktober 2018 | 23:17 WIB
Ekonomi
Jabin Sufianto, Sekjen AETI. (Dok/CNN)
Jabin Sufianto, Sekjen AETI. (Dok/CNN)

WOWVIRAL - Sekretaris Jenderal (Sekjen) Asosiasi Eksportir Timah Indonesia (AETI) Jabin Sufianto mengatakan pihaknya saat ini terus mengikuti perkembangan mengenai PTSI dan SEB yang dikeluarkan ICDX.

"Kita terus ikuti perkembangannya," ujarnya singkat. melalui pesan WhatsApp (WA).

Untuk PT. PMP, Jabin membenarkan bahwa Smelter tersebut salah satu anggota AETI. Hanya saja sampai saat ini belum ada laporan terkait kasus yang menjerat PT. PMP.

"PMP member AETI. Tapi PMP belum ada laporan ke AETI mengenai ini," katanya.

Diakui jabin, sebagian besar Smelter menggunakan jasa PTSI. Sementara yang menggunakan jasa PT. Sucofindo hanya beberapa smelter saja.

"Mayoritas sebelum kejadian dengan PT SI, Sucofindo hanya 1-2 smelter," ucap Jabin.

Disinggung terkait verifikasi yang dilakukan PTSI, Jabin menutur hal tersebut telah disampaikan langsung oleh PTSI ke pihak ICDX.

"Seperti yang mereka nyatakan sendiri di meeting di ICDX. Tidak ada yang bisa pastiin 100 persen pasir (timah) dari mana kecuali menaruh cukup banyak orang untuk pantau semua dan bisa sangat tidak efektif juga," tuturnya.

Jika memang SEB ini belum dicabut tentunya smelter akan rugi karena tidak ada aktivitas penjualan. Pihaknya pun akan memikirkan hal tersebut dengan kemungkinan untuk menggunakan jasa PT. Sucofindo.

"Kan masih bisa ke Sucofindo. PT. Sucofindo masih buka dan mereka sangat welcome setahu saya. Tentu saja bisa mereka



1   2