Lima Partai Terancam Tak Lolos Ambang Batas Versi KOMPAS

Tim_Wow    •    Rabu, 24 Oktober 2018 | 09:52 WIB
Pilkada
ilustrasi (net)
ilustrasi (net)

WOWPOLITIK -- Lima partai politik terancam tidak lolos ambang batas parlemen sebesar 4%. Sementara lima parpol lain posisinya belum aman untuk lolos ke DPR periode 2019-2024.

Hal itu berdasarkan hasil survei Litbang Kompas pada 24 September-5 Oktober 2018. Seperti dikutip Harian Kompas, elektabilitas lima parpol berada di bawah 1%. Kelimanya, yakni PBB (0,4%), PSI (0,4%), Partai Berkarya (0,4%), Partai Garuda (0,3%), dan PKPI (0,1%).

Sementara lima parpol lain posisinya belum aman, namun berpotensi menembus ambang batas jika mempertimbangkan angka simpangan survei (± 2,8%). Kelimanya, yakni: Partai Nasdem (3,6%) PKS (3,3%) PPP (3,2%) PAN (2,3%) Perindo (1,5%).

Sementara lima parpol lain posisinya belum aman, namun berpotensi menembus ambang batas jika mempertimbangkan angka simpangan survei (± 2,8%). Kelimanya, yakni: Partai Nasdem (3,6%) PKS (3,3%) PPP (3,2%) PAN (2,3%) Perindo (1,5%).

Survei dilakukan terhadap 1.200 responden yang dipilih secara acak menggunakan metode pencuplikan sistematis bertingkat di 34 provinsi. Menggunakan metode ini, pada tingkat kepercayaan 95% dan margin of error 2,8%. 

Pada kesempatan terpisah Survey LSI Denny JA menemukan mayorItas publik jengkel terhadap berita bohong atau hoaks penganiayaan aktivis Ratna Sarumpaet. Begitu hasil survei Lingkaran Survei Indonesia (LSI)Denny JA.

Dari survei yang dilakukan pada 10-19 Oktober 2018, sebanyak 57,2 persen responden menyatakan bahwa mereka mengetahui atau mendengar kasus hoaks penganiayaan Ratna Sarumpaet

"Dari mereka yang mengetahui, 89,5 persen responden tidak suka hoaksRatna Sarumpaet," ujar Peneliti Lingkaran Survei Indonesia (LSI)Denny JA, Ikrama Masloman di Jakarta, Selasa (23/10/2018).

Selain itu survei LSI Denny JA juga mengungkapanbahwa mayoritas publik menyatakan dukungannya agarkasus hoaks penganiayaan Ratna Sarumpaet diusut tuntas.(*)

 

Halaman