Warga Bakar TI Kolong Bravo

Endi    •    Kamis, 25 Oktober 2018 | 17:37 WIB
Lokal
Ponton TI yang dibakar warga. (WowBabel)
Ponton TI yang dibakar warga. (WowBabel)

WOWPANGKALPINANG - Baru dua hari ditertibkan, aktivitas tambang illegal yang menggarap pemukiman warga di RT 14, Kelurahan Dul, Kecamatan Pangkalanbaru, Kabupaten Bangka Tengah, kembali beraktivitas.

Aktivitas tambang liar itu pun membuat amarah warga terpercik dan mengambil tindakan. Bermodalkan bensin dan korek api, sejumlah peralatan tambang pun dibakar. 

Kobaran api membara, asap hitam pekat membumbung tinggi dilangit dekat Supermarket Hyper Mart dan Giant serta Rumah Sakit Siolam, karena memang letaknya berdampingan langsung dengan tambang terlarang tersebut.

Sementara, dua unit mesin tambang yang sedang beroperasi serta sudah dilumuri bensin dan siap dibakar, buru-buru dibongkar oleh pekerja tambang untuk diamankan.

"Kita sudah berkoordinasi dengan pihak keamanan, kalau jika sudah bertindak mau apa lagi, asalkan jagan anarkis," kata ketua RT 14, Kelurahan Dul, Kwan Men, Selasa (25/10/2018).

Sebetulnya, ujar Kwan Men, aktivitas tambang ini susah bertahun panjang beroperasi, bahkan puluhan kali sudah dirinya menjadi saksi penertiban oleh aparat, namun penambang tanpa jera kembali lagi untuk merambah tanah yang hanya berjarak 15 meter dari rumah warga.

"Kami disini sudah tidak dianggap lagi, sudah bosan kami memperingatinya, kami betul-betul resah. Bayangkan tadi malam mereka bekerja lagi, padahal baru dua hari ditertibkan," ungkapnya.

Warga berharap aparat serta pemda setempat, mengambil langkah tegas akan aktivitas tambang liar ini.

"Tolong lah aparat dan pemerintah setempat, ambil lah tindakan tegas karena kalau tidak ada tindakan tegas mereka tidak akan jera dan pasti akan kembali lagi menambang," tukasnya. (Dag)



TRENDING TOPICS
MEDSOS WOWBABEL