Wow Nomadic Tourism Cocok di Belitung

Tim_Wow    •    Rabu, 31 Oktober 2018 | 13:24 WIB
Travel
Menpar Arief Yahya mengunjungi Eco Beach Tent di Tanjung Kelayang, Belitung.(ist)
Menpar Arief Yahya mengunjungi Eco Beach Tent di Tanjung Kelayang, Belitung.(ist)

WOWTRAVEL -- Menteri Pariwisata (Menpar) Arief Yahya meyakini konsep nomadic tourism sangat cocok untuk diterapkan dalam pengembangan pariwisata di Belitung, Kepulauan Bangka Belitung dengan karakteristik banyak pulau, konsep nomadic tourism akan menjadi solusi dalam hal amenitas.

Salah satunya seperti konsep nomadic yang diterapkan Eco Beach Tent di Pantai Tanjung Kelayang, Belitung. Dalam kunjungan kerjanya ke Belitung pada Senin (29/10), Menpar Arief Yahya menyempatkan diri melihat Eco Beach Tent yang menawarkan menginap di satu kawasan tepi pantai yang sangat alami, namun dengan fasilitas seperti hotel berbintang.

"Di Belitung ini ada lebih dari 100 pulau, kalau kita bangun amenitas dengan bangunan yang fixed waktunya akan lama. Nomadic tourism adalah sesuatu yang sifatnya temporary, tapi saya berani mengatakan bahwa ini akan menjadi solusi sementara sebagai solusi selamanya," ujar Menpar Arief Yahya dalam keterangan persnya.

Nomadic tourism adalah segala aktivitas atau bisnis yang terkait gaya hidup dan budaya berpindah-pindah seperti menggunakan glamp camp, home pod, dan caravan sebagai fasilitas akomodasi.

Arief Yahya mengatakan, dengan nomadic tourism maka investor tidak perlu banyak pertimbangan dibanding dengan membangun sebuah hotel yang permanen. Dengan amenitas yang mudah dibangun, maka akan sangat mudah juga untuk dipindah jika tidak cocok di suatu spot destinasi wisata.

"Selain itu pasar dari nomadic tourism ini juga besar. Untuk pasar domestik diperkirakan ada 21 juta orang dan untuk wisman (wisatawan mancanegara) total ada 30 juta yang menginginkan konsep nomadic tourism. Jadi pasarnya besar," ujar Arief Yahya. (*)



TRENDING TOPICS
MEDSOS WOWBABEL