DPRD Basel Ketok KUA PPAS APBD Basel 2019

ADVERTORIAL    •    Selasa, 06 November 2018 | 22:35 WIB
Lokal
Penyerahan nota kesepakatan KUA PPAS APBD Basel 2019 dari DPRD kepada Bupati Basel. (Ist)
Penyerahan nota kesepakatan KUA PPAS APBD Basel 2019 dari DPRD kepada Bupati Basel. (Ist)

*APBD Basel 2019 Naik 12,08 Persen

 

ADVERTORIAL - Dewan Perwakilan Daerah Kabupaten (DPRD) Bangka Selatan, menyepakati Kebijakan Umum APBD (KUA) dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (PPAS) APBD Kabupaten Bangka Selatan Tahun Anggaran 2019.  Kesepakatan diambil dalam Rapat Paripurna Penandatanganan Nota Kesepakatan Tentang Kebijakan Umum Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah dan Prioritas dan Plafon Anggaran Sementara 2019, Selasa (6/11/2018). 

Rapat Paripurna pengambilan keputuan dipimpin Dua Pimpinan DPRD Basel, Ansori Norman dan Samsul Bahri, dan dihadiri langsung Bupati dan Wakil Bupati Bangka Selatan, Justiar Noer dan Riza Herdavid.

KUA PPAS APBD Basel 2019, diketok palu oleh Pimpinan Sidang yang dipimpin wakil DPRD Basel, Ansori Norman setelah mendapat kesepakatan seluruh Fraksi DPRD Bangka Selatan. 

Dalam kesempatan itu, hasil akhir kesepakatan 5 Fraksi dibacakan anggota badan anggaran Dian Sersanawati. Dalam rapat sidang, Dian membacakan bahwa semua anggota fraksi DPRD Basel, yang terdiri dari Fraksi PDI-P, Fraksi Golkar, Fraksi Gerindra Amanat Sejahtera, Fraksi Demokrat Bersatu, dan Fraksi  Kebangkitan Nurani Nasionalis menyetejui pengesahan rancangan KUA dan PPAS anggaran pendapatan dan belanja daerah tahun 2019. 

Dalam rapat paripurna pengesahan KUA PPAS APBD Pemkab Basel 2019, disepakati dan ditetapkan anggaran APBD Pemkab Bangka Selatan tahun anggaran 2019 sebesar Rp 976.612.708.156 ( sembilan ratus tujuh puluh enam milyar enam ratus dua belas juta tujuh ratus delapan ribu seratus lima puluh enam rupiah). 

Kendati sudah disepakati dan disahkan, semua fraksi tak luput memberikan catatan, masukan serta saran. Masukan dan saran juga datang dari badan anggaran DPRD. Dalam kesempatan itu, Dian Sersanawati  membacakan dua poin masukan dan saran dari badan anggaran.

"Kami mendorong peningkatan alokasi anggaran untuk pembiayaan pokok-pokok pikiran DPRD mengingat 2019 adalah tahun terakhir dari masa jabatan kami," baca Dian dihadapan semua peserta sidang Paripurna.

"Dan agar APBD tahun 2019 mendatang berjalan optimal. Diharapkan terjadi sinergitas pelaksanaan pembangunan sehingga kepentingan rakyat dapat dilayani secara maksimal dalam segala bidang dan membawa kemajuan serta kesejahteraan masyrakat bangka selatan," Sambung Politisi PDI-P tersebut. 

Setelah membaca hasil akhir kesepakatan semua fraksi, pimpinan sidang  memutuskan bahwa KUA PPAS APBD Basel tahun anggaran 2019 disahkan. Sidang kemudian dilanjutkan penandatangan nota kesepakatan yang ditandatangani Pimpinan Sidang, Ansori Norman dan Justiar Noer Selaku Bupati Bangka Selatan. 

Usai pemandatangan Nota kesepakatan, Bupati Justiar Noer dalam sambutannya pertama tama menyampaikam apresiasi dan ucapan terima kasih kepada pimpinan beserta seluruh anggota Dewan, khususnya badan anggaran yang telah sama sama membahas rancangan KUA PPAS hingga disepakati dan ditandatanganinya nota kesepakatan.

Lanjut Justiar,  total APBD 2019 yang diproyeksikan sebesar Rp 976.612.708.156 ( sembilan ratus tujuh puluh enam milyar enam ratus dua belas juta tujuh ratus delapan ribu seratus lima puluh enam rupiah),  mengalami peningkatan sebesar 12,08 persen dibandingkan pendapatan daerah tahun 2018 sebesar Rp. 871.379.250.355. 

Lebih Lanjut Justiar menyampaikan, belanja daerah pada APBD 2019 diproyeksikan Rp 992.680.673.138 meningkat sebesar 5,15 persen dibandingkan belanja daerah tahun 2018 sebesar Rp. 944.095.453.604.  Dan pembiayaan Netto sebesar Rp. 16.067.964.982 turun 77,90 persen dari tahun 2018 yaitu sebesar Rp. 72.716.203.249. 

"Dengan ditandatanganinya nota kesepakatan rancangan KUA PPAS tahun 2019 merupakan akhir dari perjalanan panjang pembahasan rancangan KUA PPAS APBD 2019 yang telah dilakukan badan anggaran DPRD dengan tim anggaran Pemkan Basel," kata Justiar. 

Menanggapi masukan dan saran, menurut Justiar bahwa beberapa masukan yang sangat konstruktif dari hasil rapat tim berkenaan dengan prioritas pembangunan dan belanja daerah akan menjadi perhatian khusus dan catatan tersendiri bagi pemerintah daerah sebagai bahan pertimbangan. 

"Saya selaku Bupati mengucapkan terima kasih yang sedalam dalamnya atas semua masukan yang telah disampaikan. Oleh karenanya, kemitraan yang sejajar antara eksekutif dan legislatif sebagai sesama unsur penyelenggara pemerintahan daerah dalam rangka otonomi daerah perlu terus dibina secara optimal dalam koridor saling asah dan saling isi dengan menjunjung tinggi nilai nilai kenersamaan sesuai dengan fungsi tugas dan peran kita masing masing," tutup Justiar. (ADV)



TRENDING TOPICS
MEDSOS WOWBABEL