Incar Wisatawan, Kemenpar Gandeng Grab dan Traveloka

Tim_Wow    •    Rabu, 14 November 2018 | 17:02 WIB
Travel
Ilustrasi
Ilustrasi

WOWBISNIS - Kementerian Pariwisata (Kemenpar) melakukan co-branding dengan Grab untuk mempromosikan pariwisata Indonesia. Program co-branding ala Kemenpar ini juga menggandeng Traveloka. 

Untuk menggencarkan strategi tersebut, Menteri Pariwista (Menpar) Arief Yahya melakukan kunjungan kerja ke Singapura pada 13-15 November 2018. Arief Yahya akan meluncurkan co-branding Grab, co-branding Traveloka, Awarding CAFEO di Singapura, hingga peluncuran VITO Representative di negara tersebut.

Pasar wisatawan Singapura ini cukup signifikan, hingga 2015 Singapura adalah pasar utama Indonesia, sebelum akhirnya disalip Tiongkok di tahun 2016.

Giri menilai bahwa aksi menggandeng Grab tersebut adalah langkah yang tepat. Sebagai informasi, Grab  telah beroperasi di delapan negara dengan 100 juta pengguna.  

"Di Singapura Grab menguasai 80% pasar transportasi online. Penggunanya mencapai lebih dari 4 juta pengguna," jelas Giri.

"Grab menjadi sangat strategis untuk menjadi media promosi untuk mendukung pertumbuhan pariwisata Indonesia," ungkap Giri dalam keterangan tertulisnya, Rabu (13/11/2018). 

Asisten Deputi (Asdep) Strategi dan Komunikasi I pada Deputi Bidang Pengembangan Pemasaran I Kemenpar, Hariyanto, turut memberikan respons.  Hariyanto mengatakan bahwa kerja sama dengan Grab akan menjangkau berbagai layanan mulai dari konten informasi hingga promosi interaktif terkait pariwisata.  

"Itu semua nantinya bakal tersedia melalui platform aplikasi Grab. Termasuk GrabCar Rent & GrabCar Plus, GrabDaily, GrabFood, dan GrabRewards," ujar Hariyanto. 

Selain membangun kerja sama co-branding dengan pihak Grab, Kemenpar juga menjalin kerja sama ini dengan Traveloka.Hariyanto menuturkan bahwa kerja sama dengan Traveloka bakal memberikan dampak penting karena menjadi salah satu situs perjalanan terbesar. 

Asisten Deputi Bidang Pemasaran I Regional I Kemenpar Masruroh mengatakan strategi co-branding yang dilakukan Kemenpar memiliki manfaat yang saling menguntungkan. 

"Kerja sama co-branding merupakan strategi promosi yang saling menguntungkan," ujar Masruroh mengenai hal ini. 

"Para pengusaha dapat memanfaatkan branding  Wonderful Indonesia yang telah mendunia dalam produk mereka baik di Indonesia maupun mancanegara," katanya. (*)



TRENDING TOPICS
MEDSOS WOWBABEL