Usai Dilantik, Molen Langsung Kerja

Tim_Wow    •    Kamis, 15 November 2018 | 14:58 WIB
Lokal
Wali Kota Pangkalpinang, Mualana Aklil diwawancarai sejumlah wartawan usai pelantikan.(wowbabel.com)
Wali Kota Pangkalpinang, Mualana Aklil diwawancarai sejumlah wartawan usai pelantikan.(wowbabel.com)

WOWPANGKALPINANG – Gubernur Bangka Belitung Erzaldi Rosman Djohan, Kamis 915/11/2018) melantik Walikota Pangkalpinang , Maulana Aklil dan Wakil Walikota Pangkalpinang M Sopian untuk masa bhakti 2018-2023 di Ruang Rapat Pasir Padi.

Pelantikan Mualana Aklil dan M Sopian merujuk SK Menteri Dalam Negeri Nomor 131.19-8349 Tahun 2018 dan SK Menteri Dalam Negeri Nomor 132.19-8350. Acara pelantikan berjalan cukup khidmat yang dihadiri ratusan tamu undangan.

Usai pelantikan, Maulana Aklil atau yang lebih akrab disapa Molen, memastikan dirinya langsung bekerja untuk melayani masyarakat Pangkalpinang serta memenuhi janji-janji politik saat berkampanye.

“Kami langsung kerja, untuk memenuhi janji- janji politik kami kemarin mewujudkan Kota Pangkal Pinang seribu senyuman, ini target saya dari awal,” kata Molen saat diwawancarai sejumlah wartawan.

Lebih lanjut Molen mengatakan, selanjuta pihaknya akan melakukan pembenahan internal guna menyatukan visi dan misi dengan para pegawa.

"Kami tidak mengkotak- kotakan aparatur sipil negara dan tidak menggolongkan mereka, mereka semua sama. Tetapi nanti kita akan mencari orang-orang yang pintar, punya terobosan dan  orang yang loyal kepada saya," ungkap Molen.

Pada kesempatan ini Molen juga mengungkap sejumlah masalah yang ada di Kota Pangkalpinang dan harus segara ditangani, seperti sampah, banjir  serta keindahan kota.

“Perihal penanganan permasalah banjir, Pangkalpinang juga tidak mungkin bekerja sendiri. Seperti Pak Gubernur katakan tadi karena penyelesaian  masalah banjir harus bekerja sama dengan kabupaten yang berhubungan dengan Kota Pangkalpinang,” kata Molen.

Sementara mengenai persoalan sampah, Molen mengatakan pihaknya juga akan bekerjasama dengan beberapa pihak terutama Pemkab Bangka Tengah dan Pemprov Babel.

“Masalah sampah, kami akan segera merealisasikan solusinya dengan bekerja sama Pak Gubernur. Mungkin memang Kota Pangkalpinang tempatnya sampah itu berasal, namun Bangka Tengah dan provinsi terkena imbasnya. Oleh sebab itu kami akan bekerja sama menyelesaikan masalah ini,” imbuh Molen.

Molen juga berjanji akan membuka rumah dinasnya untuk umum sehingga bisa mendengarkan keluh kesah masyarakat.

“Kami punya program untuk melakukan pertemuan dengan masyarakat, khusus untuk mendengar keluhan dari masyarakat setiap seminggu sekali," tukas Molen.(dek)



MEDSOS WOWBABEL
OPINI KITE