Monumen “Kapsul Avengers” Beirisi Mimpi Anak-anak

Abeng    •    Jumat, 16 November 2018 | 09:58 WIB
Tekno
Monumen capsul yang mirip dengan logo Avengers dalam film Marvel ramai diperbincangkan lantaran bertepatan dengan pidato Presiden Joko Widodo yang menyebut dirinya adalah Avengers pada acara World Economic Forum di Vietnam.
Monumen capsul yang mirip dengan logo Avengers dalam film Marvel ramai diperbincangkan lantaran bertepatan dengan pidato Presiden Joko Widodo yang menyebut dirinya adalah Avengers pada acara World Economic Forum di Vietnam.

WOWNASIONAL--Presiden Joko Widodo akan meresmikan Monumen Kapsul Waktu di Kabupaten Merauke, saat mengawali kunjungan kerjanya ke Provinsi Papua, Jumat (16/11/2018). Presiden didampingi Ibu Negara Iriana Joko Widodo diagendakan untuk menyaksikan peletakkan kapsul waktu ke dalam cangkang oleh 36 orang anak-anak. Setelah itu, Presiden akan menuju Masjid Raya di Merauke untuk menunaikan salat Jumat yang kemudian dilanjutkan dengan santap siang di salah satu rumah makan.

Selepas santap siang, Kepala Negara dijadwalkan menuju ruas Jalan Merauke - Sota Km. 23, Kabupaten Merauke untuk meninjau pembangunan drainase/culvert box. Pada sore harinya, Presiden akan meninjau Pos Lintas Batas Negara (PLBN) Terpadu Sota.

Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) menyelesaikan pembangunan Monumen Kapsul Waktu di Kabupaten Merauke, Provinsi Papua. Kapsul Waktu berisi mimpi dan harapan anak-anak Indonesia akan Indonesia 70 tahun mendatang yang dibawa secara estafet mulai dari Aceh ke seluruh provinsi dan berakhir di Kabupaten Merauke, Provinsi Papua pada bulan Desember 2015.

Monumen capsul yang mirip dengan logo Avengers dalam film Marvel ramai diperbincangkan lantaran bertepatan dengan pidato Presiden Joko Widodo yang menyebut dirinya adalah Avengers pada acara World Economic Forum di Vietnam.

Logo Avengers yang ada di Menara Stark atau markas Avengers dalam film produksi Marvel tersebut memang tampak mirip dengan monumen kapsul waktu tersebut. Desainnya menyerupai huruf A dengan kaki panjang yang dikelilingi lingkaran.

Monumen ini bukanlah konstruksi biasa, tetapi merupakan karya seni sejarah yang diperuntukkan untuk generasi penerus bangsa. Arsitektur monumen juga mengadopsi unsur budaya Papua, di mana kapsul waktu akan ditempatkan di atas bangunan tugu yang terinspirasi dari menara perang Suku Dani.

Pembangunannya sendiri sudah dilakukan sejak tahun 2016 dan terbagi atas dua tahap. Pada tahap pertama pembangunan berupa pekerjaan pondasi, sedangkan sisa konstruksi dilaksanakan pada tahap kedua yang sudah dimulai sejak Juli 2017.

Arsitektur monumen yang didesain oleh arsitek prinsipal Yori Antar Awal ini mengadopsi unsur budaya Papua. Kapsul Waktu akan ditempatkan di atas bangunan tugu yang terinspirasi dari menara perang Suku Dani, dengan lima akses masuk bangunan yang merepresentasikan lima suku asli Merauke (Malind, Muyu, Mandobo, Mappi, dan Auyu) sebagai penjaga tugu kapsul waktu.

Angka 17, 8, dan 45 yang memiliki makna spesial bagi Indonesia, yakni tanggal, bulan dan tahun kemerdekaan, dipilih sebagai ukuran monumen, yakni lebar 17 meter, tinggi 8 meter, dan panjang 45 meter.

Bagian dalam monumen juga dihiasi relief mengenai perjalanan Republik Indonesia, Pancasila, serta kebudayaan Papua. Dari total luas monumen, 1,5 hektare akan digunakan sebagai alun-alun.

Selain menjadi ruang terbuka publik dan lokasi wisata bagi masyarakat Merauke, Monumen Kapsul Waktu diyakini akan membangkitkan pertumbuhan ekonomi lokal."Pembangunan monumen Kapsul Waktu menunjukkan perhatian dan penghargaan yang besar dari Presiden Jokowi bagi masyarakat Papua, khususnya bagi Merauke," ujar Basuki. (tim)

BalasTeruskan

Halaman


Topik