Jenazah Bripka Rangga Berhasil Teridentifikasi

Tim_Wow    •    Jumat, 23 November 2018 | 23:29 WIB
Viral
Mardona memegang foto suami tercinta.(fn)
Mardona memegang foto suami tercinta.(fn)

WOWPANGKALPINANG - Mardona (38) sangat bersyukur kepada Allah SWT, lantaranjenazah almarhum suami tercintanya Bripka Rangga Adiprana (38) berhasil teridentifikasi oleh Tim DVI Polri, pada Jumat, (23/11/2018).

Anggota Kepolisian Daerah (Kapolda) Bangka Belitung, Bripka Rangga Adiprana merupakan salah satu korban jatuhnya pesawat Lion Air JT610, yang jatuh di perairan Tanjung Karawang Jawa Barat, Senin 29 Oktober lalu.

Mardona (38) istri almarhum Bripka Rangga merasa sangat bersyukur karena jenazah suami tercintanya telah berhasil terindentifikasi oleh Tim DVI RS Polri.

"Saya bersyukur kepada Allah SWT. karena suami saya telah berhasil terindentifikasi, Alhamdulillah ini bisa mengobati rasa rindu kami sekeluarga dan anak-anak selama 25 hari menanti," ungkap Mardona, ibu tiga orang anak ini.

Mardona mengaku selama ini pihak keluarga tidak henti-hentinya berdoa agar almarhum suami saya bisa terindifikasi.

"Kita juga setiap malam gelar pengajian dari mulai malam pertama kejadian hingga malam ke 25 ini," jelas istri almarhum, Jumat (23/11/2018) malam, di kediamannya.

Ia juga mengucapkan banyak terimakasih kepada Tim DVI Polri, yang telah bekerja keras terhadap indentifikasi jenazah almarhum suaminya, terutama pihak Polres dan Polda Babel yang telah banyak memberikan support kepada saya dan keluarga.

"Saya masih bisa berharap untuk bertemu dengan almarhum suami saya di surga," harapnya dengan meneteskan air mata.

Istri almarhum mengaku tidak pernah ada firasat apapun sebelum kejadian jatuhnya tersebut, karena hari Minggu sebelum kejadian ia masih sempat komunikasi dengan almarhum.

"Almarhum suami saya sempat menelepon, ia juga bilang kalau pagi Senin dirinya akan pulang ke Pangkalpinang, dengan pesawat Lion.Ia juga minta dijemput dibandara jam 7.20 WIB karena ia bilang kalau jam 7.20 WIB, pesawat sudah tiba di Pangkalpinang," cerita Mardona.

Mardona menuturkan saat itu ia sempat menanyakan kepada sang suami, apakah peralatan kerja langsung dibawa ke bandaran. Namun sang suami menolak dengan alasan masih pagi dan ingin pulang ke rumah sebentar.

"Beberapa minggu sebelum kejadian almarhum sempat bilang kepada saya kalau ia bekerja cari uang untuk saya dan masa depan anak-anak," imbuh Mardona.

Rencananya, almarhum Bripka Rangga akan dimakamkan di Tempat Pemakaman Umum (TPU) setempat, selepas shalat dzuhur namun sebelum dimakamkan terlebih dulu akan ada pelepasan kedinasan institusi Polri setiba di rumah duka.(fn)

 



TRENDING TOPICS
MEDSOS WOWBABEL