Daya Tampung Bandara  Depati Amir  Melebihi  Kapasitas

Tim_Wow    •    Rabu, 28 November 2018 | 08:29 WIB
Nasional
Bandara Depati Amir Pangkalpinang.(net)
Bandara Depati Amir Pangkalpinang.(net)

WOWPANGKALPINANG -- Komisi V DPR RI tak saja menyoroti  kerugian  Bandar Udara (Bandara) Depati  Amir  Pangkalpinang mencapai Rp 25 Miliar, ternyata bandara yang dikelola oleh PT Angkasa Pura II inipun  sudah kelebihan kapasitas (over capasity). 

Temuan ini saat Komisi V  melakukan  kunjungan kerja ke Provinsi  Bangka  Belitung akhir pekan lalu. Diketahui kapasitas bandara ini hanya mampu menampung 1,5 juta penumpang setiap tahunnya, namun penumpang yang melalui Bandara Depati Amir sudah mencapai angka 2 juta. 

Wakil Ketua Komisi V DPR RI Anton Sukartono Suratto usai memimpin pertemuan Tim Kunjungan Kerja Spesifik Komisi V DPR RI dengan sejumlah mitra kerja di Pangkalpinang, Babel dikutip  dari dpr.go.id menyoroti  kelebihan kapasitas bandara  Depati Amir.

"Penumpang sudah 2 juta, tapi kapasitas hanya 1,5 juta penumpang. Ini sudah over capacity, tapi pendapatan minus,' kata Anton.

Hadir dalam pertemuan ini mitra kerja Komisi V DPR RI, diantaranya Kementerian Perhubungan, Direksi PT. Angkasa Pura II, Otoritas Bandara Depati Amir Pangkalpinang, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), 

Anton legislator Partai Demokrat itu mendorong agar pengembangan bandara dapat terlaksana untuk mengatasi kelebihan kapasitas itu, namun di sisi lain, pendapatan bandara juga harus meningkat.

Direktur Teknik dan Operasi PT. Angkasa Pura II (PT. AP II) Djoko Murjatmodjo menjelaskan, dalam Rencana Kerja dan Anggaran Tahu



1   2      3