Kementan Apresiasi Upaya Pemkab Basel Sejahterakan Peternak dan Petani

Kegiatan Gebyar Peternakan 2018 desa Fajar Indah. (Ist)
Kegiatan Gebyar Peternakan 2018 desa Fajar Indah. (Ist)

PULAUBESAR - Pemerintah Kabupaten Bangka Selatan (Basel) melalui Dinas Pertanian, Pangan dan Perikanan (DPPP) Basel  berupaya meningkatkan kejahteraan para peternak dan petani di Bangka Selatan (Basel) dengan berbagai program. Salah satu upaya yang dilakukan   adalah Gebyar Peternakan 2018 di Desa Fajar Indah Kecamatan Pulau Besar Kabupaten Bangka Selatan, Kamis (29/11/2018).

Gebyar Peternakan  bertujuan  membangkitkan semangat peternak dan petani agar dapat meningkatkan produktivitas pertanian dalam rangka mensejahterakan peternak dan petani.

Upaya tersebut mendapat apresiasi dari Kementerian Pertanian (Kementan), Ir. Sugiyono, MP. Direktur Perbibitan dan Produksi Ternak Dirjen Peternakan dan Kesehatan Hewan Kementerian Pertanian RI kegiatan tersebut merupakan upaya nyata dari Pemkab Basel  untuk meningkatkan kesejahteraan peternak dan petani.

"Kegiatan Gebyar Peternakan ini patut kita apresiasi karena ini merupakan salah upaya nyata dari Pemkab Basel  untuk mensejahterakan para peternak dan petani yang ada di Bangka Selatan. Melalui momentum kegiatan ini diharapkan nantinya para peternak dan petani lebih termotivasi untuk menjalankan usahanya sehingga peningkatan produktivitas peternakan dan pertanian dapat terwujud, dengan demikian akan mempengaruhi tingkat kesejahteraan petani," kata Sugiyono.

Sugiyono juga mengatakan, pihaknya akan terus mendorong pengembangan peternakan dan pertanian di Bangka Selatan melalui berbagai program yang disinergikan bersama pemerintah daerah. Pada kesempatan tersebut, Sugiono meyerahkan bantuan 10 ekor sapi bali jantan dari Kementan RI untuk kelompok tani di Basel.

Sementara itu Gubernur Babel Erzaldi Rosman melalui Asisten bidang Pemerintahan dan Kesra Drs. Yulizar Asnan, M.Si, mengatakan Pemprov Babel akan bersinergi dengan pemerintah 

Pusat dan kabupaten dalam melaksanakan berbagai program peternakan dan pertanian. "Pemerintah provinsi tentunya tidak bisa bekerja sendiri-sendiri dan harus saling bersinergi dengan pemerintah kabupaten melalui dinas terkait dalam melaksanakan program pengembangan ternak dan pertanian . Dan harus bersinergi dengan pemerintah pusat agar program yang ada di Kementerian Pertanian bisa dibawa ke Babel salah satunya ke Bangka Selatan," katanya.

Program pengembangan peternakan khususnya sapi , kata Yulizar, menjadi perhatian khusus Gubernur Babel, mengingat kebutuhan akan daging sapi di Babel masih bergantungan dari luar daerah. 

"Kebutuhan daging  sapi kita masih mendatangkan dari luar daerah disebabkan program pemErintah saat ini masih pada peningkatan populasi ternak  serta pembudayaan sapi.

Populasi masih kecil maka perlu upaya agar ketergantungan sapi perlu dikurangi," tuturnya. 

Sedangkan Bupati Basel Justiar Noer berharap agar petugas pertanian khususnya peternakan tingkat kabupaten dan petugas penyuluh pertanian untuk meningkatkan pembinaan dan pengawalan program-program pemerintah.

"Yang pertama saya berharap kepada petugas terkait agar dapat meningkatkan pembinaan kepada para peternak dengan penggunaan teknologi ramah lingkungan. Yang kedua saya berharap kepada petugas terkait agar terus mengawal program-program pemerintah sehingga peningkatan populasi ternak terus terjaga," harap Justiar. (ADV)



MEDSOS WOWBABEL
OPINI KITE