Saat Gajian ASN Kerap Antre di ATM Bank Sumsel Babel

Tim_Wow    •    Sabtu, 15 Desember 2018 | 09:12 WIB
Lokal
Sumurhan, salah satu ASN Bangka Selatan, saat menggelar jumpa pers.(ist)
Sumurhan, salah satu ASN Bangka Selatan, saat menggelar jumpa pers.(ist)

WOWTOBOALI – Aparta Sipil Negara (ASN) di Kabupaten Bangka Selatan, mengeluhkan pelayanan Bank Sumsel Babel di kabupaten setempat. Mereka mengaku sering terkendala dalam pengambilan gaji di Bank Sumsel Babel, lantaran masih minimnya fasilitas Bank Sumsel Babel seperti fasilitas Anjungan Tunai Mandiri (ATM).

"Mesin ATM cuman ada empat, dua unit di Bank Sumsel, satu di RSUD dan satu di pemda, sehingga sering terjadi antrean cukup melelahkan terutama saat gajian," ujar Sumurhan salah satu ASN Pemda Bangka Selatan saat menggelar jumpa pers, Jumat (14/12/2018).

Disamping minimnya fasiltas mesin Anjungan Tunai Mandiri, mesin ATM Bank Sumsel Babel diklaim kerap mengalami gangguan, sehingga antrean bertambah panjang baik di mesin ATM maupun di Bank Sumsel Babel.

"Ditambah ATM sering rusak, sehingga kita ASN harus antre panjang baik di mesin ATM maupun di Bank karena ramainya nasabah apalagi jelang akhir tahun seperti ini," keluhnya.

"Tentunya kita dirugikan dan alangkah susahnya mengambil hak kita sendiri," keluhnya lagi.

Menurut Sumurhan, gangguan pada mesin ATM Bank Sumsel Babel di kabupaten setempat bukan hanya terjadi baru-baru ini melainkan kerap terjadi terutama dihari-hari besar seperti moment lebaran.

"Tahun kemarin saat H-3 lebaran Idul Fitri  banyak ASN yang panik, karena mesin ATM banyak yang rusak. Saya lihat dinihari sudah ramai antre di ATM  ditambah saat itu keluar gaji 13-14, sementara mesin ATM yang berfungsi hanya di Bank Sumsel saja," kenang Sumurhan.

Selain itu Ia juga mengeluhkan pelayanan Bank Sumsel Babel dalam pembayaran Pajak PBB, lantaran seringnya gangguan terjadi di Bank Sumsel Babel. Ia khawatir jika hal itu sering terjadi maka dikhawatirkan masyrakat akan malas memenuhi kewajiban membayar PBB.

"Pengalaman saya sendiri baru-baru ini, sudah antre panjang giliran saya gangguan, esoknya masih gangguan juga. Kasian masyrakat yang jauh takutnya masyarakat jadi malas bayar PBB dan pemerintah juga yang dirugikan," kata Sumurhan.

Untuk itu Ia berharap agar Bupati  Bangka Selatan memperhatikan permasalahan tersebut. Ia juga meminta agar Bupati meninjau kembali kerjasama Pemerintah Bangka Selatan dengan Bank Sumsel Babel.

"Dalam beberapa pertimbangan tersebut  kami meminta pertimbangan Bupati untuk meninjau kembali kerjasama dengan Bank Sumsel karena pelayanannya menurut kami sangat kurang, terlebih sebentar lagi jelang natal dan tahun baru kalau transaksi pengambilan uang terganggu padahal kebutuhan meningkat," tuturnya.

Tak hanya itu, Sumurhan berencana akan menggalang tanda tangan seluruh ASN di Bangka Selatan agar  menjadi pertimbangan Bupati.

"Kami akan menggalangkan tanda tangan seluruh ASN Pemkab basel, nantinya akan kami serahkan kepada Bupati agar menjadi pertimbangan Bupati untuk meninjau kembali kerjasama pemerintah dengan Bank Sumsel Babel," tukasnya.(as)

 



TRENDING TOPICS
MEDSOS WOWBABEL