Timah Optimis Tahun Depan Kenaikan Laba 73 Persen

Tim_Wow    •    Rabu, 19 Desember 2018 | 16:37 WIB
Ekonomi
Sekretaris Perusahaan PT Timah Tbk Amin Haris Sugiarto.(ist)
Sekretaris Perusahaan PT Timah Tbk Amin Haris Sugiarto.(ist)

WOWBISNIS -- PT Timah Tbk mengincar kenaikan pendapatan dan laba pada tahun 2019 mendatang. Perusahaan berkode emiten TINS ini yakin target tersebut bisa tercapai seiring dengan peningkatan efisiensi dan optimalisasi, baik dari sisi produksi maupun pengolahan.

Sekretaris Perusahaan PT Timah Tbk Amin Haris Sugiarto mengungkapkan, pada tahun 2019, pihaknya menargetkan peningkatan pendapatan sebesar 19% dan kenaikan laba sebesar 73% dari proyeksi tahun ini.

Ada sejumlah faktor yang membuat Amin yakin target tersebut bisa tercapai, antara lain karena alat pencucian untuk memproses peningkatan kadar biji timah yang sudah beroperasi mulai akhir September 2018 serta adanya peningkatan eksplorasi dan stripping untuk mempermudah proses penambangan di laut.

“Tahun depan proyek fuming sebagai pengolah sisa peleburan juga akan selesai dan akan jalan. Selain itu, seiring dengan penertiban illegal mining yang semakin ketat di Pulau Bangka, diharapkan PT Timah bisa mendapatkan dampak positif dari penertiban tersebut,” kata Amin dikutuip dari Kontan.co.id.

Adapun, untuk produksi, saat ini pihaknya masih mengejar target produksi timah sejumlah 32.800 ton dan penjualan 31.400 ton. Per September, realisasi produksi mencapai 21.264 ton dan penjualan 20.174 ton. PT Timah belum merilis laporan terbarunya, namun menurut Amin, produksinya sudah melampaui target, sedangkan untuk penjualan masih akan dioptimalkan di sisa waktu yang ada.

“Kita akan mengejar untuk satu bulan ke depan dan kami optimis akan terkejar,” ujar Amin.

Pada tahun depan, Amin bilang bahwa target produksi dan penjualan tak akan jauh beda dari apa yang dipatok di tahun ini. Tapi, untuk detailnya Amin belum bisa menyebutkan karena masih harus menunggu pengesahan dari Rencana Kerja dan Anggaran Biaya (RKAB).

Sebagai informasi, pada triwulan ketiga 2018, PT Timah membukukan pendapatan sebesar Rp 6,80 triliun dari target pendapatan tahun ini sebesar Rp. 10,7 triliun. Sementara laba bersih ditargetkan naik 99% menjadi Rp 1 triliun dari Rp 502,43 miliar pada akhir 2017. Namun, laba bersih PT Timah masih tergerus 15% dari Rp 300,57 miliar pada kuartal III 2017 menuju Rp 255,54 miliar pada kuartal III 2018.  (*)



MEDSOS WOWBABEL