PSDKP Babel Tangkap Tiga Kapal Compreng di Perairan Basel

Tim_Wow    •    Minggu, 23 Desember 2018 | 20:35 WIB
Lokal
Konferensi pers PSDKP dan Ditpolair Polda Babel di Mapolres Basel. (As/wowbabel)
Konferensi pers PSDKP dan Ditpolair Polda Babel di Mapolres Basel. (As/wowbabel)

WOWBASEL - Satuan Kerja Pengawasan Sumberdaya Kelautan dan Perikanan Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, bersama DitpolAir Polda Babel dan Sat PolAir Polres Basel mengamankan tiga unit kapal Compreng ilegal diperairan Laut Kabupaten Bangka Selatan, Sabtu (22/12/2018). 

Kasi Pengawasan Tindak Pidana Kelautan dan Perikanan Provinsi Bangka Belitung, Sularsono mengatakan, ketiga kapal tersebut yakni, KM ARIANA dengan total ABK 17 orang, KM HKS MULYA 15 orang ABK dan KM MARGA MULYA 2 sebanyak 14 orang anak buah kapal (ABK). 

"Ketiga kapal tersebut kita amankan di perairan Tanjung Timur Toboali Bangka Selatan, dengan jarak 11 mil lebih," ungkap Sularsono saat menggelar jumpa pers, Minggu (23/12/2018) di Mapolres Bangka Selatan. 

Ia mengatakan, ketiga kapal tersebut diamankan lantaran tidak mengantongi surat izin penangkapan ikan (SIPI) di wilayah Perairan Bangka Belitung. 

"Ketiga kapal tersebut kita amankan ketika melakukan aktivitas penangkapan ikan dijalur dua yang merupakan wilayah pengelolaan yang menjadi kewenangan provinsi Bangka Belitung. Oleh karenanya kapal-kapal ini kami amankan karena beroperasi diluar jalur penangkapan yang ditetapkan dalam SIPI (surat izin penangkapan ikan)," Kata Sularsono. 

Sularsono menyampaikan bahwa, pihaknya sementara mengamankan tiga orang yang merupakan nahkoda kapal untuk dilakukan penyelidikan dan penyidikan. Sementara Ketiga kapal tersebut diamankan ke markas DitpolAir Polda Babel, di Pelabuhan Pangkalbalam Pangkalpinang. 

"Ketiga nahkoda yang kami amankan yakni, Andi asal Riau merupakan nahkoda kapal Ariana, Junaedi asal Cingkareng nahkoda kapal HKS Makmur dan Thian Haut asal  Riau Nahkoda kapal Marga Mulya 2," tukasnya. (As/wb)



TRENDING TOPICS
MEDSOS WOWBABEL